Sabtu, 1 November 2014

Harga BBM Indonesia termasuk termurah se-Asia

| 4.941 Views
id Harga BBM Indonesia paling murah di Asia, Harga BBM, Subsidi BBM, Energy Terbarukan
Harga BBM Indonesia termasuk termurah se-Asia
Sejumlah kendaraan mengisi bahan bakar di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (2/4). (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)
Ini menandakan subsidi yang diberikan pemerintah masih terlalu besar
Jakarta (ANTARA News) - Peneliti dari International Institute for Sustainable Development (IIDS) Lucky Lontoh menyatakan bahwa harga bahan bakar minyak di Indonesia termasuk yang paling murah di Asia.

"Indonesia itu merupakan negara Asia dengan harga bensin premium paling murah. Harga permen karet saja meningkat, tapi bbm kok tidak meningkat. Ini menandakan subsidi yang diberikan pemerintah masih terlalu besar," kata dia saat diskusi "Subsidi Energi di Indonesia" di Jakarta, Senin.

Dari data yang diambil IIDS melalui Bloomberg tahun 2012, harga BBM untuk premium di Indonesia tercatat 1,89 dolar AS per galon, sementara Malaysia (3,23 dolar AS per galon) Filipina (4,42 dolar AS per galon), Singapura (6,08 dolar AS per galon), Jepang (7,15 dolar AS per galon) dan India (5,44 dolar AS per galon).

"Bahkan harga BBM di negara dengan perekonomian rendah seperti Kamboja saja lebih mahal dari Indonesia," ujar dia.

Tercatat, dari data Kementerian ESDM, konsumsi BBM Indonesia tahun lalu 40 juta kilo liter dengan memakan subsidi Rp202,4 triliun. Sementara tambahan kuota BBM tahun ini 4 juta kilo liter menjadi sebanyak 44 juta kilo liter dan memakan anggaran subsidi energi Rp219 triliun.

"Rata-rata subsidi BBM per kapita di Indonesia lebih besar daripada subsidi BBM per kapita di India dan Cina," ujar dia

Oleh karena itu, ia mengimbau pemerintah untuk segera mengurangi subsidi BBM. "Dana subsidi yang begitu besar tersebut bisa digunakan untuk hal yang lebih penting seperti mengembangkan energi terbarukan lainnya seperti biofuel, energy matahari, dan geothermal," kata dia.

(tri)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga