Sabtu, 1 November 2014

UMKM pasok 80 persen pasar ritel

| 2.517 Views
id menteri koordinator perekonomian, hatta rajasa, umkm, pedagang ritel, barang ritel, pedagang pengecer
UMKM pasok 80 persen pasar ritel
Menko Perekonomian Hatta Rajasa (ANTARA)
PKL menyumbang pertumbuhan ekonomi yang sangat besar...
Batam (ANTARA News) - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan sekitar 80 persen barang kebutuhan pokok di tingkat pengecer (ritel), dipasok oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tersebar di seluruh Tanah Air.

"UMKM kita sudah mampu memasok berbagai ritel. Sehingga mampu menggerakkan perekonomian," kata Hatta Rajasa usai membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu.

Ia mengatakan, saat ini di Indonesia terdapat lebih dari 25 juta usaha kecil menengah termasuk pedagang kaki lima yang menjadi penggerak perekonomian.

"PKL menyumbang pertumbuhan ekonomi yang sangat besar bagi kemajuan bangsa ini," katanya.

Hatta mengatakan, PKL dan usaha mikro kecil menengah lain harus terus diberdayakan, ditata dan dibimbing sehingga bisa berkembang.

"Mereka butuh mitra untuk berkembang sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian," kata Hatta.

Ketua DPP APKLI Ahli Mahsum mengharapkan pemerintah daerah untuk dapat berkoordinasi dengan APKLI dalam menetapkan lokasi PKL di daerah.

"Kami selama ini tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan permasalahan PKL dan baru mengetahui saat terjadi penggusuran. Sebaiknya kami dilibatkan dalam penataan PKL," katanya.

Ia mengatakan ada lima target yang akan dicapai dalam Rapimnas di Batam. Antara lain revitalisasi dan modernisasi pengelolaan organisasi, revitalisasi, dan modernisasi data informasi, mengefektifkan model komunikasi, memperkuat sistem usaha serta memperkuat jaringan, komitmen dan kerja sama.

Rapimnas APKLI 1 2012 di Batam bertemakan "Perkokoh Kemitraan APKLI, Pemerintah, dan Swasta Wujudkan PKL Berdaya utk Indonesia".

Selain dihadiri Menko Perekonomian Hatta Radjasa, acara tersebut juga dihadiri Dirut BRI Sofyan Basyir, Ketua Umum APKASI Isran Noor (Bupati Kutim), Ketua DJSN Chazali H Situmorang, Dirut LPDB Kemenegkop UKM RI Kemas Danial, Sekretaris Propinsi Jawa Barat Lez Laksamana Zainal Lan, Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib, Gubernur Kepri dan Wali Kota Batam.

(KR-LNO/R010)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga