Beirut (ANTARA News) - Pemimpin Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah pada Minggu memperingatkan Israel bahwa ribuan roket akan menghujani Tel Aviv dan kota besar lain Israel, jika Israel menyerang Lebanon.

Di dalam pidato saat peringatan Asyura, Nasrallah membandingkan  pembalasan Hizbullah jika Lebanon diserbu adalah jauh lebih dahsyat daripada serangan roket dari Jalur Gaza ke Israel.

"Bagaimana Israel, yang diguncang segelintir roket Fajr-5 selama delapan hari, akan bisa menanggulangi ribuan roket yang akan berjatuhan di Tel Aviv dan (kota besar) lain ... jika negara itu menyerang Lebanon?" kata Nasrallah di dalam pidatonya, yang ditayangkan oleh hubungan video ke puluhan ribu pemeluk Syiah di Beirut tengah.

Hizbullah, yang terlibat perang 34 hari melawan Israel pada 2006, menerbangkan pesawat tanpa awak di atas wilayah Israel pada Oktober, sehingga meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut, setelah Israel mengancam akan mebom lokasi nuklir pelindung Hizbullah, Iran.

Nasrallah mengatakan roket yang ditembakkan ke dalam wilayah Israel selama konflik Gaza memiliki jangkauan antara 40 sampai 70 kilometer. Sementara itu Hizbullah dapat menyerang tempat lain dari perbatasan Israel utara sampai Kota Pelancongan Laut Merah, Eilat, di bagian selatannya, demikian laporan Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Ahad malam.

Peringatan Asyura bertujuang mengenang syahidnya cucu Nabi Muhammad SAW, Imam Husain ibn Ali ibn Abu Thalib, dan sebagian besar keluarganya, sehingga membuat perpecahan Sunni dan Syiah, kondisi yang terus merongrong dunia Islam.

(C003)