Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai menghitung peluang perolehan medali bagi Indonesia pada gelaran SEA Games 2013 di Myanmar, dan tetap menargetkan mampu menjadi juara umum.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Djoko Pekik Irianto di Jakarta, Selasa mengatakan, penghitungan peluang sangat penting dilakukan karena berkaitan dengan persiapan yang harus dilakukan sebelum kejuaraan dua tahunan ini digelar.

"Prediksi medali yang diperebutkan di SEA Games Myanmar ada 384 dari 32 cabang olahraga. Jadi, agar mampu menjadi juara umum maka butuh 25-34 persen atau antara 96 hingga 122 medali emas," katanya di sela "Refleksi Kepemudaan dan Keolahragaan 2012 di Wisma Kemenpora Jakarta.

Menurut dia, peluang Indonesia kembali menjadi juara umum kejuaraan olahraga terbesar di Asia Tenggara ini memang cukup besar. Hanya saja pihaknya tidak ingin mengabaikan kekuatan lawan yang saat ini juga terus berbenah dan berusaha menggeser posisi Indonesia.

Selain masuk dalam pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan dimotori langsung oleh Satlak PRIMA, kata dia, atlet-atlet terbaik Indonesia juga akan turun dalam beberapa kejuaraan internasional lainnya di antaranya adalah "Islamic Solidarity Games" (ISG) di Pekanbaru, Riau, pertengahan 2013.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung cabang-cabang olahraga potensial yang diharapkan mampu meraih medali emas pada tingkatan SEA Games, Asian Games maupun Olimpiade.

"Yang jelas kita sudah menganilisis cabang-cabang apa saja yang berpeluang mendapatkan medali emas," kata pria yang juga menjabat sebagai Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta itu.

Indonesia pada SEA Games 2011 lalu mengusai beberapa cabang yang diperlombakan. Cabang olahraga yang diharapkan kembali menjadi lumbung medali itu di antaranya adalah angkat besi, wushu, panahan, taekwondo, tinju, balap sepeda, karate, bulu tangkis maupun atletik.

"Prioritas kita memang cabang-cabang individu. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk menekankan dari cabang beregu seperti bola voli. Saya kira masih bisa bersaing. Untuk sepak bola lihat saja nanti," ucap Djoko Pekik, menambahkan.

Prestasi Indonesia pada SEA Games saat ini memang menunjukkan peningkatan. Peningkatan sendiri dimulai SEA Games 2007 di Thailand yang finis diurutan empat dengan 182 emas. Kondisi ini lebih baik dibanding SEA Games 2005 Filipina yang finis di urutan lima dengan 113 emas.

Di SEA Games 2009, Indonesia naik keperingkat tiga dengan 86 emas. Selanjutnya pada SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang mampu menjadi juara umum dengan 182 emas.

(B016/C004)