Bekasi (ANTARA News) - Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, memperketat pengamanan gedung Komisi Pemilihan Umum setempat untuk menjaga kelancaran proses rekapitulasi suara Pilkada, Rabu malam.

"Kami terjunkan sekitar 482 personel yang terdiri dari 187 pesonel Polresta Bekasi Kota, intel 40 personel, Polsek 50 personel, Brimob 90 personel, dan Dalmas 90 personel," ujar Kepala Bagian Operasional Polresta Bekasi Kota, Kompol Victor, di Bekasi.

Menurut dia, agenda rekapitulasi suara yang dikumpulkan dari 3.476 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 12 kecamatan merupakan agenda penting yang rawan gangguan Kamtibmas.

Para personel akan dibagi menjadi beberapa lapis pengamanan guna mengantisipasi kericuhan dari sejumlah pendukung pasangan yang merasa tidak puas dengan hasil penghitungan suara.

"Lapis pertama kita tempatkan di sekitar area parkir kendara, lapis kedua di pintu masuk tamu undangan, lapis tiga di ruang rekapitulasi, dan lapis terakhir pengamanan hasil suara," katanya.

Para personel tersebut nampak dibekali sejumlah peralatan anti huru hara dan mulai berjaga-jaga menyisiri gedung KPU Kota Bekasi di Jalan Ir H Djuanda, Bekasi Timur.

Secara terpisah, Ketua KPU Kota Bekasi, Hendy Irawan, mengatakan proses rekapitulasi suara ditargetkan berlangsung hingga malam hari.

"Kami menargetkan rekapitulasi suara ini bisa rampung malam ini dan besok, Kamis (27/12), sudah memasuki agenda evaluasi sebelum ditetapkan pemenangnya pada 2-9 Januari 2013," katanya.

Hendy mengatakan, proses rekapitulasi suara ini dihadiri oleh saksi masing-masing kandidat, jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida), dan perwakilan masyarakat.

(ANTARA)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2012