Cilacap (ANTARA News) - Tiga orang pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) meninggal dunia akibat bus PO Keluarga yang mereka tumpangi terguling di Jalan Lingkar Selatan, Cilacap, Rabu, sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban meninggal dunia tersebut, yakni Rufly Anka Rumbaka (17), pelajar Kelas 10 Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Ito Waluyo (19), siswa Kelas 12 Jurusan TKR-1, dan Noval Andi Saputra (18), siswa Kelas 12 Jurusan Mesin SMK dr Sutomo Cilacap.

Rufli Anka dan Ito Waluyo meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan Noval Andi meninggal dunia di Rumah Sakit Pertamina Cilacap (RSPC).

Selain menewaskan tiga pelajar, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan 20 penumpang luka ringan dan satu penumpang luka berat.

Seluruh penumpang yang cedera hingga saat ini masih menjalani perawatan di RSPC.

Sejumlah saksi mata mengatakan kecelakaan tersebut terjadi saat bus PO Keluarga jurusan Purwokerto-Kroya-Cilacap yang dikemudikan oleh Supri hendak menghindari lubang di Jalan Lingkar Selatan Cilacap masuk wilayah Kelurahan Tegalkamulyan.

"Bus berpelat nomor R-1497-AB yang mengangkut pelajar itu ngebut karena saling kejar-kejaran dengan bus lainnya," kata Arwin, warga Kemiren RT 03 RW 16, Cilacap.

Setelah sempat menghantam lubang, kata dia, sopir bus berusaha menghindari lubang lainnya dengan membelokkan kendaraannya ke kanan yang menyebabkan bus terguling ke kiri dan terseret sejauh 25 meter.

Saksi mata lainnya, Wiryo mengatakan, salah seorang warga sempat menampar sopir karena hendak kabur dari lokasi kejadian. "Namun, dia tetap kabur juga. Mungkin takut dikeroyok massa," katanya.

Kecelakaan ini ditangani Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Cilacap.

(A035)

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2013