Jakarta (ANTARA News) - Turki memastikan untuk berpartisipasi dalam Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 menyusul 22 negara lain yang telah terdaftar.

Sementara Malaysia sudah mengkonfirmasikan untuk ikut bergabung namun belum mendaftar secara resmi.

"Kami mengharapkan setidaknya ada 35 negara yang berpartisipasi dari 57 negara yang tergabung solidaritas islam atau sekitar 60 persen," kata Ketua Pelaksana Panitia Pusat ISG, Antoni Sunarjo, saat jumpa pers di kantor Komite Olimpiade Indonesia, Jakarta, Selasa.

Penambahan negara tersebut menyusul kedatangan enam pengurus Federasi Olahraga Negara Solidaritas Islam (ISSF) untuk ketiga kalinya.

Keenam pengurus tersebut antara lain Faisal Al Nassar, Ibrahim Saleh Al Sayyar, Ahmed Abdllaha, Lanny G, Ashraf, Muhammed Baba, dan Muhammad Nasser akan melakukan peninjauan yang ketiga kalinya terhadap persiapan arena ISG di Riau, Rabu (23/1) besok. 

"Kami minta supaya ISSF berpartisipasi agar mereka bisa membantu dalam pengiriman atlet khususnya untuk negara-negara Timur Tengah dan Afrika," lanjut Antoni.

Dalam pertemuan KOI dengan perwakilan ISSF, Antoni mengatakan ISSF telah menyanggupi untuk memberi bantuan kepada 27 negara dengan membiayai sekurang-kurangnya lima atlet dari tiap negara.

Antomi menambahkan akan disiapkan dana senilai Rp 200 miliar untuk penyelenggaraan ISG. "Persiapan hampir semua rampung, tinggal beberapa arena yang perlu perbaikan," tambahnya.

ISG akan digelar di Pekan Baru, Riau, pada tanggal 11 hingga 19 Juni 2013. Sampai hari ini sudah terdata 2500 atlet beserta official yang terdaftar dengan total 17 cabang olahraga.

Pendaftaran telah dibuka sejak 15 Januari lalu dan akan ditutup sampai bulan April. "Jadi masa ada kemungkinan penambahan negara peserta serta atlet," ujar Antoni.

(M047)