Kairo (ANTARA News) - Presiden Mesir Mohammed Moursi mengatakan masalah Muslim Myanmar adalah salah satu agenda utama yang akan dibahas di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Kairo, Februari.

"Saya telah meminta para pemimpin dunia Islam untuk serius membahas krisis kemanusiaan terhadap Muslim Myanmar sebagai salah satu agenda KTT OKI di Kairo pada awal bulan depan," kata Presiden Moursi dalam pidato peringatan Maulid Nabi di Kairo pada Kamis (24/1) malam.

Menurut Kepala Negara Mesir itu, masalah Muslim Myanmar merupakan tragedi kemanusiaan yang harus segera diakhiri.

Mali


Dalam bagian lain pidatonya, Presiden Moursi juga mengecam campur tangan militer asing di Mali karena itu akan memperburuk stabilitas politik dan keamanan di negara Afrika itu.

"Campur tangan militer asing tidak akan menyelesaikan persoalan, bahkan semakin memperburuk situasi di Mali dan negara-negara jirannya," kata Moursi merujuk pada agresi militer Prancis terhadap apa yang disebut "kantong teroris" di wilayah utara Mali.

Presiden Moursi mengatakan, pihaknya telah memprakarsai KTT Uni Afrika yang akan digelar di Addis Ababa, Ethiopia, pada akhir bulan ini untuk membahas krisis Mali tersebut.

Moursi juga menyinggung krisis Suriah dan kembali menyerukan Presiden Bashar Al Assad untuk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai aksi pembunuhan terhadap rakyatnya sendiri.

(M043/M009)

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2013