Sabtu, 20 September 2014

Ibu Raffi Ahmad kembali besuk ke BNN

Senin, 28 Januari 2013 19:08 WIB | 5.299 Views
Ibu Raffi Ahmad kembali besuk ke BNN
Ibunda Raffi Ahmad, Ami Qanita, tiba di Gedung Bandan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta, Senin (28/1). Qanita mendatangi BNN untuk mengunjungi putranya Raffi Ahmad yang ditangkap BNN dan 16 orang rekannya diantaranya Artis Wanda Hamidah dan pasangan suami-istri Irwansyah dan Zaskia Sungkar dengan barang bukti dua linting ganja dan 14 butir ekstasi. (FOTO ANTARA/Reno Esnir)
Jakarta (ANTARA News) - Ibu artis Raffi Ahmad, Amy Qanita, kembali membesuk anaknya di Badan Narkotika Nasional (BNN), di Cawang, Jakarta Timur, Senin. Amy meminta ijin menunaikan ibadah umroh saat membesuk anaknya yang masih menjalani kasus pemeriksaan di BNN.

"Ibunya minta saran, harus berangkat atau tidak," kata pengacara Raffi Ahmad, Sandi Irawan, saat ditemui di gedung BNN Jakarta Timur, Senin. Artis itu mengizinkan ibundanya untuk berangkat umroh.

Artis itu bertemu ibundanya kurang lebih dua jam di kantor BNN. Raffi dan ibunya hanya membicarakan masalah keluarga. Amy mengunjungi anaknya yang tengah diperiksa, mengenakan baju warna hitam dan celana garis warna putih-hitam, dan tidak banyak bicara.

Sementara itu, BNN tetap melakukan pemeriksaan terhadap 17 orang yang ditahan dari rumah artis Raffi Ahmad di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (27/1).

Artis, bekas presenter televisi, dan politisi dari Partai Amanat Nasional, Wanda Hamidah, termasuk di antara 17 orang yang ditahan BNN, sementara tiga artis lain, yakni Raffi Ahmad, Irwansyah, dan Zaskia Sungkar.

Sementara itu, Deputi Penindakan BNN, Irjen Pol Benny Mamoto, mengatakan, barang bukti di tempat kejadian perkara, di antaranya MDNA sejenis ekstasi yang sudah dihancurkan dalam kapsul dan dua linting ganja. Jenis narkoba ini adalah baru dan tidak termasuk dalam daftar obat dan bahan farmakologis terlarang.

"Penangkapan itu atas laporan dari masyarakat. Berdasarkan informasi dari mereka, yang bersangkutan sering melakukan pesta-pesta," kata Mamoto. 

(S035/R021)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga