Senin, 22 Desember 2014

Valentine, Felix Siauw : "udah putusin aja!"

| 13.974 Views
id peluncuran buku, felix siauw, udah putusin aja, valentine's day, valentine
Valentine, Felix Siauw :
Felix Siauw saat menandatangani buku terbarunya yang berjudul "Udah Putusin Aja!" di toko buku Gramedia, Matraman, Jakarta (14/2) (ANTARA News / Natisha Andarningtyas)
Cinta itu bagian dari naluri, yang kalau tidak dipenuhi tidak akan menimbulkan kematian tapi menimbulkan galau,"
Jakarta (ANTARA News) - Pendakwah Felix Siauw meluncurkan bukunya yang berjudul "Udah Putusin Aja!" bertepatan dengan Hari Kasih Sayang.

Dalam buku ini, Felix menyoroti fenomena berpacaran yang terjadi pada muda-mudi. Menurutnya, berpacaran merupakan salah satu tanda tidak siap untuk menikah.

"Kenalan kan nggak harus pacaran," katanya.

Ia mengajak pembaca menyelami pemikirannya yang dilandasi Islam terhadap fenomena berpacaran.

Dengan gaya berkelakar, ia pun mencontohkan bila memang serius, seorang laki-laki seharusnya berani menemui orang tua pihak perempuan ketimbang berani memegang tangan perempuan itu.

Buku ini ditulis Felix berdasarkan kekhawatirannya kepada perempuan.

"Pacaran itu ibarat terorisme. Yang rentan ancaman perempuan," katanya, saat peluncuran bukunya di Gramedia, Matraman.

"Cinta itu bagian dari naluri, yang kalau tidak dipenuhi tidak akan menimbulkan kematian tapi menimbulkan galau," katanya setengah bercanda.

Dengan warna merah jambu, ia memang menargetkan buku ini dibaca kaum hawa berusia 15 hingga 35 tahun.

Ia juga turut menyoroti perempuan yang kehilangan kehormatannya ketika merayakan hari Valentine

"Saya harap mereka (perempuan) lebih bisa ngerem dari pada laki-laki," jelasnya.

Ia berpendapat perempuan adalah induk dari segalanya. Keberhasilan seorang laki-laki pun menurutnya merupakan keberhasilan dari seorang ibu yang mendidiknya.

"Perempuan kita banyak sekali yang dirusak. Itu berbahaya karena pada akhirnya mereka akan membina keluarga dan mendidik generasi-generasi yang baru," katanya.

Ia menargetkan buku itu terjual minimal 100 ribu eksemplar tahun ini.

(nta)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca