Cilacap (ANTARA News) - Komandan Pos Badan SAR Nasional Cilacap Tri Joko Priyono mengatakan korban tenggelam di Pantai Menganti, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, belum ditemukan.

"Hingga kemarin sore (Rabu, red.) masih nihil. Oleh karena itu, pencarian dilanjutkan pagi ini hingga radius satu kilometer ke timur dan barat lokasi kejadian," katanya di Cilacap, Kamis.

Ia mengatakan upaya pencarian korban atas nama Fredy, siswa Kelas 3 Madrasah Tsanawiyah Danasri, Kecamatan Nusawungu, Cilacap, yang tenggelam di Pantai Menganti pada Selasa (26/2) ini, dilakukan melalui jalur darat.

Menurut dia, hal itu dilakukan karena kondisi medan di sekitar Pantai Menganti berupa tebing bebatuan.

Selain itu, kata dia, gelombang di Pantai Menganti masih cukup tinggi.

"Kami melakukan pemantauan dari atas tebing, namun hingga saat ini belum terlihat adanya tanda-tanda jasad korban muncul ke permukaan air," katanya.

Sebelumnya, Fredy bersama tiga rekannya yakni David, Haris, Danasri, sedang bermain di batu-batuan Pantai Menganti pada Selasa (26/2), pukul 09.50 WIB.

Akan tetapi saat mereka asyik bermain, tiba-tiba datang gelombang tinggi. Fredy yang berada paling depan langsung hanyut terbawa gelombang dan hingga saat ini masih dalam pencarian.

Sementara tiga pelajar lainnya dapat diselamatkan dan segera dievakuasi ke MTs Danasri.
(SMT/M008)