Jakarta (ANTARA News) - Tidak jauh-jauh dari profesionalitas dan profisiensi yang jadi persyaratan inti; TNI AU akan menyuguhkan "tarian-tarian di udara" sebagai bagian dari peringatan HUT ke-67 Swabhuwana Pakca itu, pada 9 April nanti. 

Publik Jakarta dan sekitarnya bisa melongok ke udara pada pagi hari, menyaksikan latihan-latihan dua tim aerobatik TNI AU, Jupiter Aerobatic Team dengan KT-1 Wong Bee-nya dan Team Dynamic Pegasus. Tim aerobatik pertama terdiri dari para instruktur Skuadron Pendidikan 102 dari Pangkalan Udara Utama TNI AU Adi Sucipto, Yogyakarta.

Yang kedua, satu-satunya tim aerobatik di Asia terdiri dari helikopter-helikopter ringan, diterbangkan penerbang-penerbang helikopter Skuadron Udara 7 berpangkalan di Pangkalan Udara Utama TNI AU Suryadarma, Kalijati, Jawa Barat. 

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama TNI Azman Yunus, di Jakarta, Rabu, mengatakan, "Tim aerobatik Jupiter melakukan tarian udaranya dengan beberapa manuver di antaranya Jupiter Roll, LoopXClover Leap, Mirror, Tango, dan Jupiter Roll Back. Juga Hi G TurnRoll Slide dan Break Off."

Sementara Tim Dynamic Pegasus menggunakan tujuh pesawat helikopter EC-120 Colibri dengan manuver yang akan ditampilkan antara lain Pegasus Cross, Head On, Water Fall, Pegasus Love Tactical, Humming Bird Kiss dan Sparkling.

Bukan cuma tarian di udara oleh penerbang-penerbang TNI AU itu, karena 200 peterjun payung berkualifikasi Para Lanjut Tempur dari Korps Pasukan Khas TNI AU akan membuat langit Jakarta seperti penuh cendawan warna-warni dalam penerjunan memakai tiga C-130 Hercules dari Skuadron Udara 31.

"Bahkan ada demonstrasi ketepatan mendarat. Sasaran pendaratannya adalah perahu karet di darat; sangat sempit dan licin sehingga memerlukan keahlian tinggi tersendiri," kata Yunus.

(S037/C004)