Rabu, 20 Agustus 2014

Pencarian bakat ala Erwin dan Gita Gutawa

Jumat, 22 Maret 2013 20:49 WIB | 3.389 Views
Pencarian bakat ala Erwin dan Gita Gutawa
Pasangan ayah- anak Erwin dan Gita Gutawa meluncurkan "Di Atas Rata-rata" Jumat malam (ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) - Duo ayah anak Erwin Gutawa dan Gita Gutawa mewadahi 13 penyanyi anak berbakat dalam album "Di Atas Rata-Rata" yang diluncurkan di Jakarta hari ini.

Tidak hanya penyanyi solo, Erwin dan Gita Gutawa juga membentuk satu trio perempuan dan juga trio laki-laki yang membawakan beragam genre, mulai pop, ballad, jazz, hingga musik tradisional.

Lagu-lagu dalam album ini sebagian besar adalah lagu lama yang sudah populer, seperti "Apanya Dong" dari Titiek Puspa, "Kupu-Kupu" dari Melly Goeslaw, "Walangkekek", juga "Melati Putih" karya Guruh Soekarno Putra.

Erwin dan Gita mencari talenta berbakat dari hampir 200 anak usia 9-14 tahun dalam audisi tertutup sejak setahun lalu.

Erwin menjelaskan, audisi tertutup sengaja dipilih karena proyek "Di Atas Rata-Rata" awalnya proyek independen tanpa gembar gembor seperti ajang pencarian bakat lain. Selain itu, dia ingin mendapatkan penyanyi terbaik dengan kualitas menjanjikan.

Erwin lalu menghubungi sekolah musik dan guru vokal untuk mengirimkan lima murid terbaik usia 9-14 tahun guna mengikuti audisi ini.

Anak-anak yang terpilih memang di atas rata-rata, gelar juara sudah tidak asing lagi bagi mereka. Contohnya Woro, penyanyi bergenre musik tradisional yang menjadi juara pertama Dalang Cilik Nasional.

"Selama audisi saya dihibur dengan nyanyian indah. Bukan orang yang datang terus ngelawak," kata Erwin dalam peluncuran album "Di Atas Rata-Rata" di Jakarta, Jumat.

Erwin melanjutkan, para generasi satu "Di Atas Rata-Rata" itu juga akan tampil dalam konser "Di Atas Rata-Rata" yang akan digelar Juni mendatang.

Erwin menambahkan, upayanya memberi kesempatan kepada bakat muda Indonesia bersama sang putri tidak akan berhenti begitu saja.

Dia menjanjikan tahun depan akan ada generasi kedua "Di Atas Rata-Rata".

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga