Jumat, 19 September 2014

LP Cebongan dijaga ketat

Sabtu, 23 Maret 2013 11:07 WIB | 4.672 Views
LP Cebongan dijaga ketat
Sejumlah personel Brimob dan TNI bersenjata lengkap bersiaga setelah terjadi penyerbuan di Lapas 2B Cebongan, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (23/3). Sejumlah oknum bersenjata menyerbu Lapas tersebut pada dini hari dan menyebabkan tewasnya 4 tahanan tersangka pelaku pembunuhan seorang anggota Kopassus pada Selasa (19/3). (FOTO ANTARA/Sigid Kurniawan)
Sleman, Yogyakarta (ANTARA News) - Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Kabupaten Sleman mendapat penjagaan ketat petugas dari Polres Sleman, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dan unsur TNI setelah insiden penyerangan kelompok bersenjata api yang mengakibatkan empat tahanan titipan tewas.

Sejak Sabtu, pagi, petugas melakukan penjagaan di sekitar jalan masuk ke Lapas Cebongan hingga di area luar maupun dalam lapas.

Masyarakat juga banyak mendatangi lokasi tersebut untuk melihat kejadian penyerangan tersebut.

Tim kuasa hukum para tersangka kasus pengeroyokan yang mengakibatkan meninggalnya anggota TNI AD yang menjadi sasaran penyerangan dalam insiden tersebut juga sudah tiba di Lapas Cebongan.

Tim kuasa hukum tersebut terdiri dari Rio Rama Baskara bersama tiga rekannya, Wandy Marceli, Burhan Nur Akbar Pasha dan M Yusuf, Sabtu (23/3/2013) pagi.

Rio mengatakan ada kejanggalan dalam pemindahan empat tersangka ini dari Mapolda DIY ke Lapas Cebongan. Terlebih alasan yang diutarakan saat pemindahan adalah sedang ada renovasi sel tahanan di Polda DIY.

Seperti diberitakan, Kapolda DIY, Brigadir Jenderal Polisi Sabar Raharjo, menyatakan, LP Cebongan, Sleman, sekitar pukul 02.00 WIB Sabtu diserang sekelompok orang bersenjata api dan menembak mati empat orang tersangka kasus pengeroyokan anggota TNI AD setempat, yang dititipkan di penjara itu.

"Penyerangan dilakukan sekitar 17 orang, mereka masuk dalam LP dengan cara melompat pagar," kata Raharjo. (*)

Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga