Selasa, 2 September 2014

Pesawat kargo Dragon tunda pulang ke Bumi

Sabtu, 23 Maret 2013 17:20 WIB | 4.842 Views
Pesawat kargo Dragon tunda pulang ke Bumi
Wahana transportasi kargo Space X Dragon dalam "genggaman" lengan penggamit ISS Canadarm buatan Kanada. Proyek ISS melibatkan berbagai negara, Amerika Serikat, Kanada, Rusia, Uni Eropa, Inggris, Jepang, dan beberapa kontraktor swasta lain. (wikipedia.org)
Moskow (ANTARA News) - Kepulangan Dragon sebagai pesawat antariksa pengangkut barang ditunda satu hari ke Bumi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) karena gangguan cuaca, kata Badan Antariksa Amerika Serikat NASA, Sabtu.

"Lebih dari tiga pekan setelah kedatangan SpaceX Dragon ke ISS, pesawat kargo tersebut siap kembali ke Bumi. Mereka direncanakan mereka tiba di Bumi pada 26 Maret," kata NASA dalam laman resminya.

"Kepulangan Dragon rencananya dijadwalkan pada 25 Maret, tapi ditunda karena cuaca tidak menguntungkan. Pesawat tersebut akan mendarat dengan diceburkan ke Lautan Pasifik," kata NASA.

Pesawat angkasa terebut menggunakan tenaga pendorong roket Falcon 9 dengan teknologi yang telah dimodernisasi.

Roket Falcon 9 yang membawa SpaceX Dragon diberangkatkan dari Komplek 40 Peluncuran Angkasa di Stasiun Angkatan Udara, Tanjung Canaveral, Florida, Amerika Serikat, pada 1 Maret.

Dua hari setelahnya SpaceX Dragon berhasil merapat (docking) dengan ISS atau tertunda sehari setelah mengalami masalah mesin. Wahana Dragon membawa material kebutuhan sekitar 550 kilogram menuju ISS. Penerbangan itu menjadi aktivitas udara kedua dari 12 rencana yang dirancang.

Perusahaan SpaceX mendapatkan kontrak kargo dengan nilai kontrak 1,6 triliun dolar Amerika Serikat untuk membawa material keperluan ISS.

Tahun lalu, wahana Dragon telah membawa kebutuhan ISS dengan total berat lebih dari 450 kiligram pada Oktober. Misi ketiga Dragon rencananya akan dilangsungkan pada musim gugur 2013.

Pesawat Dragon merupakan kapal udara daur ulang yang dikembangkan SpaceX untuk menerbangkan kargo ke ISS setelah NASA mengistirahatkan pesawat ulang-aliknya tahun lalu. Menurut NASA, pesawat tersebut mampu membawa kargo seberat 3,175 kilogram.

ISS merupakan stasiun angkasa internasional yang berada di luar angkasa yang dimanfaatkan untuk kepentingan ilmu pengetahuan.

(A061/B002)

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga