Jumat, 31 Oktober 2014

Jenazah korban penyerangan Cebongan dibawa ke NTT

| 3.924 Views
id korban insiden cebongan, penyerangan cebongan, lp cebongan, insiden cebongan
Jenazah korban penyerangan Cebongan dibawa ke NTT
Warga melakukan aksi damai "Jogja Anti Kekerasan" di Tugu Yogyakarta, Minggu malam (24/3), merespon kasus penembakan di LP Cebongan pada Sabtu (23/3) dini hari. (ANTARA/Regina Safri)
Sleman (ANTARA News) - Empat jenazah korban insiden penyerangan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin pagi dibawa ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Hukum RSUP DR Sardjito Yogyakarta, Tresno Heru Nugrroho, dua jenazah yang diterbangkan pukul 06.50 WIB diberangkatkan dari Sardjito pukul 03.00 WIB.

Sementara dua jenazah lain yang diterbangkan pukul 09.00 WIB diberangkatkan dari RSUP Sardjito pada pukul 06.00 WIB, tambah dia.

"Semua administrasi yang terkait dengan keempat jenazah sudah selesai baik administrasi terkait dengan Polda DIY maupun rumah sakit. Semua sudah sesuai dengan prosedur," katanya.

Menurut dia, pada Minggu (24/3) malam warga NTT yang tinggal di Yogyakarta menggelar doa bersama untuk keempat korban di RSUP Sardjito Yogyakarta.

Keempat korban itu yakni Hendrik Angel Sahetapi alias Deki (31), Yohanes Juan Mambait (38), Gameliel Yermianto Rohi Riwu alias Adi (29), dan Adrianus Candra Galaja alias Dedi (33).

Mereka merupakan tersangka kasus pengeroyokan anggota Den Intel Kodam IV Diponegoro, Sertu Santosa, yang tewas saat insiden penyerangan di Lapas Kelas II B Cebongan, Sleman, pada Sabtu (23/3).



Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga