Jumat, 31 Oktober 2014

Kasus penggadaan data, The Body Shop tetap layani kartu kredit

| 3.642 Views
id body shop, the body shop
Kasus penggadaan data, The Body Shop tetap layani kartu kredit
Product Manager Body Shop Indonesia Davina (2 kanan) bersama (ki-ka) Ketua III Sosial dan Kerjasama Perdoski Abraham Arimuko, Artis Mellisa Karim, dan presenter Novita Anggie saat diskusi interaktif "Kulit Cerah dan Solusi Mengatasi Hyperpigmentasi" di Jakarta, Selasa (25/4). The Body Shop Indonesia meluncurkan rangkaian produk perawatan kecerahan wajah Moisture White Shiso yang terbuat dari ekstrak daun shiso yang efektif membatasi tanda awal hiperpigmentasi yang akan hadir di seluruh gerai Body Shop Indonesia pada 3 Mei 2012. (FOTO ANTARA/Teresia May)
Jakarta (ANTARA News) - Gerai toko perawatan tubuh The Body Shop masih menerima pembayaran dengan kartu kredit maupun debit meski saat ini sedang tersangkut masalah duplikasi data.

"Saat ini transaksi di The Body Shop aman untuk pembayaran dengan kartu kredit dan debit. Kerja sama dengan pihak lain terkait, kami terus lakukan untuk pencegahan," kata JW Sudomo, Chief Financial Officer The Body Shop Indonesia, melalui surat elektronik kepada Antara News.

Untuk menungkap kasus duplikasi data kartu kredit dan debit ini, Sudomo mengatakan mereka bekerja sama dengan tenaga ahli eksternal dan berkoordinasi dengan Bank Mandiri dan Bank BCA.

"Kami terus melakukan penelusuran ke luar maupun ke dalam perusahaan untuk mendapatkan penyebab dan pelakunya, dengan bantuan security consultant dan bekerja sama dengan pihak bank," tambahnya.

"Pelakunya, seandainya orang dalam sekalipun akan kami laporkan kepada pihak berwajib," tegasnya.

Kasus penggandaan data kartu kredit dan debit seperti yang dialami The Body Shop menurutnya dapat terjadi pada semua pihak yang menggunakan sistem pembayaran dengan kartu tersebut.

Kejadian ini belum pernah terjadi sebelumnya di The Body Shop. Agar tidak terulang lagi, Sudomo berusaha menutup celah sekecil apa pun.

"Kerja sama dengan pihak bank dan pihak lain terkait kami terus lakukan untuk pencegahan.'

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga