Senin, 22 Desember 2014

Jalur Ponorogo-Pacitan terputus akibat jembatan runtuh

| 5.568 Views
id jembatan runtuh, ponborogo, pacitan, jembatan rusak, jembatan ambrol
Jalur Ponorogo-Pacitan terputus akibat jembatan runtuh
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Rudi Mulya)
Saat kejadian kebetulan lalu lintas sedang sepi sehingga korban jiwa bisa segera dicegah
Ponorogo (ANTARA News) - Jalur lalu lintas Ponorogo-Pacitan terputus setelah sebuah jembatan penghubung yang ada di Desa Caluk, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, runtuh tergerus banjir, Sabtu malam.

Kasi Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, Setyo Budiono, Minggu menjelaskan, kerusakan parah pada badan jembatan terjadi akibat salah satu tiang jembatan ambruk.

"Jembatan putus sekitar pukul 20.00 WIB (Sabtu, 6/4) malam. Itu akses utama di jalur provinsi (Ponorogo-Pacitan) sehingga praktis lalu lintas menuju Pacitan terputus total," jelasnya.

Belum ada upaya darurat yang bisa dilakukan untuk mengatasi kerusakan tersebut. Hampir 40 persen badan jembatan utama itu runtuh ke dasar sungai.

"Jembatan ambruk sebagai akibat jebolnya dam yang lokasinya berada berada tak jauh dari lokasi kejadian, sekitar sebulan lalu. Dampak jebolnya dam telah membuat bangunan plengsengan di tepian kanan kiri sungai ambrol dan merembet hingga ke bagian jembatan," jelasnya.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga dan petugas pun segera menutup akses jalan dan menghentikan semua kendaraan yang melaju dari arah Ponorogo maupun Pacitan.

Budi mengungkapkan, kondisi jembatan serta bangunan air di sekitarnya sebelumnya telah dilaporkan ke pihak terkait, termasuk Dinas Bina Marga Provinsi Jatim selaku penanggung jawab jalur antarkabupaten.

Wakil Bupati Ponorogo, Yuni Widyaningsih yang datang ke lokasi kejadian menjelaskan pihaknya memang telah mendapatkan laporan kerusakan sejumlah infrastruktur di sekitar jembatan, utamanya dam sungai yang jebol.

Rencana perbaikan dam maupun plengsengan sungai juga telah dipersiapkan, namun proyek rehabilitasi tersebut saat ini baru memasuki tahapan lelang.

Editor: Heppy Ratna

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga