Sabtu, 2 Agustus 2014

Bengkel mobil di Pekanbaru terbakar

Kamis, 18 April 2013 22:22 WIB | 1.613 Views
Bengkel mobil di Pekanbaru terbakar
ilustrasi Warga membantu petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang menghanguskan sekitar 10 bangunan yang berdekatan dengan kantor Gubernur Maluku, di Ambon. (ANTARA/Jimmy Ayal)
Pekanbaru (ANTARA News) - Bangunan yang difungsikan sebagai bengkel mobil di Kompleks Nangka Raya Permai, Jalan Pemuda, Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Provinsi Riau, Kamis siang terbakar.

"Saat kebakaran, pemilik bengkel sedang tidak berada di tempat," kata Julian, seorang saksi mata yang ditemui di lokasi kejadian sesaat setelah insiden itu terjadi dan menjadi tontonan warga.

Anna, seorang saksi mata lainnya yang kebetulan membuka warung kecil di sekitar lokasi kejadian mengatakan, api pertama kali terlihat dari belakang bengkel dengan tekstur bangunan semi permanen itu.

Tidak ada terdengar suara ledakan, namun menurut saksi mata, api begitu cepat membesar hingga menghanguskan dua sepeda motor jenis bebek dan satu unit truk Colt Diesel yang berada di dalam bengkel.

Bahkan, menurut saksi mata, satu unit mobil komersil milik "Vanholland Bakery" yang terparkir di sekitar lokasi kejadian nyaris turut terbakar.

"Beruntung saja pengemudinya dengan cepat menggeser mobil tersebut sehingga api tidak sempat membakar mobil vanholland," katanya.

Lebih dari lima unit mobil milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru diturunkan untuk memadamkan si jago merah.

Beberapa jam kemudian, api baru dapat dipadamkan namun setelah meledakan dua unit sepeda motor dan satu truk Colt Diesel milik korban.

Kerugian akibat insiden ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, namun pihak kepolisian dan petugas Damkar Pekanbaru belum dapat memastikannya.

"Soal kerugian sepertinya mencapai ratusan juta, namun belum dapat dipastikan," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pekanbaru, Andri Sukarmen.

Sementara untuk penyebab terjadinya insiden kebakaran itu, pihak kepolisian mengaku masih harus melakukan penyelidikan melalui identifikasi di lokasi kejadian.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga