Sabtu, 20 Desember 2014

Hindari lubang bus seruduk rumah

| 2.994 Views
id kecelakaan lalu lintas, bus tabrak rumah, sukabumi, jabar
Hindari lubang bus seruduk rumah
Ilustrasi Bus tabrak rumah. (ANTARA News/Grafis)
Sukabumi (ANTARA News) - Gara-gara menghindari jalan berlubang, Bus Parahiyangan jurusan Bandung-Sukabumi yang mengangkut puluhan penumpang menyeruduk satu rumah di Jalan Raya Sukaraja, Sukabumi., Jawa Barat.

Pemilik rumah Ugan, mengatakan sebelum menyeruduk rumahnya bus itu sempat menabrak dua pengendara sepeda motor, tetapi pada peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Pengendara sepeda motor hanya mengalami luka ringan saja.

"Saya lihat laju bus itu tidak terlalu kencang, mungkin karena menghindari jalan berlubang bus itu mengambil jalur kendaraan lain, namun si sopir tidak mampu mengendalikan kemudinya sehingga menabrak yang ada di depannya," kata Ugan kepada wartawan, Minggu.

Walaupun tidak ada korban jiwa, sopir yang diketahui bernama Uyan dan kernetnya serta puluhan penumpangnya tampak stres dan terkejut karena kejadian ini. Para penumpang bus tersebut pun dipindahkan ke bus lain, sementara sopir dan kernet dibawa oleh Polisi Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota untuk dimintai keterangan.

Akibat kejadian ini arus lalu lintas dari arah Sukabumi menuju Cianjur maupun sebaliknya sempat macet, tapi tidak berlangsung lama, setelah Polantas dan warga ikut membantu arus lalu lintas dan bus nahas pun dievakuasi dari tempat kejadian kecelakaan.

Sementara, seorang warga yang melihat kejadian tersebut, M Jamaludin, mengatakan, Jalan Raya Sukaraja memang berlubang bahkan lapisan aspalnya pun sudah terkelupas, padahal jalan ini berstatus jalan nasional.

Bahkan di jalan ini kecelakaan lalu lintas sering terjadi karena pengendara yang mencoba menghindari jalan berlubang akhirnya bertabrakan dan banyak pengendara sepeda motor yang jatuh akibat terperosok ke dalam lubang.

"Kecelakaan lalu lintas di daerah ini sering terjadi, karena jalan yang rusak parah dan banyak pengendara kendaraan yang mengambil jalur berlawanan untuk menghindari lubang yang akhirnya menyebabkan kecelakaan," katanya.
(KR-ADR/H-KWR)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga