Minggu, 23 November 2014

Polri nilai peringatan Hari Buruh pada situasi aman

| 2.078 Views
id May day, hari buruh, demo buruh, suatisi aman, kabid penum polri, kombes pol agus rianto
Polri nilai peringatan Hari Buruh pada situasi aman
ilustrasi Aksi Buruh Pelabuhan Sejumlah polisi menjaga aksi buruh transportasi, pelabuhan dan pergudangan ketika memperingati Hari Buruh Sedunia di depan pintu pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Rabu (1/5). Mereka menuntut pemerintah memperhatikan kesejahteraan buruh dan menghapus sistem kerja kontrak dan 'outsourcing'. (ANTARA/Zabur Karuru)
Peringatan Hari Buruh Se-Dunia di seluruh wilayah Indonesia dalam situasi aman, kalau pun ada hanya dorong-dorongan,"
Jakarta (ANTARA News) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengatakan bahwa situasi peringatan Hari Buruh Se-Dunia di seluruh Indonesia saat ini dalam situasi aman.

"Peringatan Hari Buruh Se-Dunia di seluruh wilayah Indonesia dalam situasi aman, kalau pun ada hanya dorong-dorongan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) Polri, Kombes Pol Agus Rianto di Jakarta, Rabu.

Polri siap memberikan pelayanan, pengamanan, pengawalan termasuk juga menertibkan lingkungan di sekitar unjuk rasa, katanya.

"Unjuk rasa atau demonstrasi itu dibenarkan dan dalam undang-undang itu dibenarkan bila dilakukan secara benar," ucap Agus.

Peringatan Hari Buruh Se-Dunia ini diharapkan menjadi momentum bentuk kedewasaan dan tidak selamanya bahwa unjuk rasa berakhir dengan rusuh, ujarnya.

Sebanyak lima kompi anggota Satuan Brimob Polda Jawa Tengah (Jateng) membantu pengamanan aksi memperingati Hari Buruh se-dunia di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Anggota Brimob Polda Jateng akan membantu pengamanan pada obyek vital," kata Wakil Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo di Jakarta, Rabu.

Awalnya, Polda Metro Jaya mengerahkan 23.000 personel pengamanan aksi hari buruh, namun pihak kepolisian menambah kekuatan menjadi 25.000 personel.
(S035/C004)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga