Selasa, 25 November 2014

Iran sambut kesepahaman Rusia-AS tentang Suriah

| 4.222 Views
id krisis suriah, konflik suriah, perdamaian suriah,suriah-as-rusia, wapres iran, Mohammad Javad Mohammadi Zadeh
Iran sambut kesepahaman Rusia-AS tentang Suriah
ilustrasi Daerah pemukiman Al-Sukkari yang hancur oleh apa yang disebut para aktivis sebagai serangan udara Rezim Suriah di ALeppo, Minggu (7/4). (REUTERS/Aref Hretani )
Iran percaya bahwa satu-satunya solusi untuk menarik masa depan Suriah adalah melalui dialog politik dan diplomatik,"
Jenewa (ANTARA News) - Iran pada Jumat menyambut pemahaman Rusia-Amerika Serikat mengenai mencapai solusi damai terhadap krisis di Suriah dan mengadakan konferensi internasional mengenai hal itu.

"Iran percaya bahwa satu-satunya solusi untuk menarik masa depan Suriah adalah melalui dialog politik dan diplomatik," kata Mohammad Javad Mohammadi Zadeh, Wakil Presiden Iran dalam satu pernyataan.

Dia menambahkan "Iran akan senang untuk membantu mencapai solusi seperti yang kita harapkan untuk menjadi mitra satu proses guna memulihkan perdamaian di Suriah."

Sementara itu Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Jenderal Hassan Firouzabadi mengenai kemenangan rakyat Suriah atas kelompok-kelompok teroris dicapai oleh penggalangan rakyat Suriah dan kepemimpinan mereka.

Firouzabadi mengatakan bahwa kemenangan perlawanan di Suriah terhadap kelompok teroris dan takfiri serta para pendukungnya dicapai melalui dukungan rakyat Suriah dan para pemimpin mereka.

Dalam satu pernyataan kepada Kantor Berita Fars (FNA) Firouzabadi mengatakan: "Tidak ada pilihan bagi negara-negara peserta dalam perang melawan Suriah kecuali untuk mempertimbangkan kembali sikap mereka terhadap negara ini."

Dia menegaskan bahwa lebih baik bagi mereka tidak ikut campur lebih dalam urusan Suriah.

Dia menjelaskan bahwa Presiden Bashar al-Assad mampu memenuhi tuntutan rakyat dalam menjaga Suriah dan kedaulatan nasional, dan menekankan bahwa kehendak strategisnya menyebabkan pembentukan resistensi populer di seluruh Suriah mirip dengan perlawanan di Lebanon.

Solidaritas resistensi ini terus meningkat, katanya dikutip dari OANA.
(H-AK)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga