Jakarta (ANTARA News) - Setelah beberapa bulan secara definitif kosong, posisi menteri keuangan akan dipastikan pejabatnya. "Presiden sudah menetapkan dalam minggu ini dan akan segera melantik menteri keuangan baru," kata Menteri Koordinator Perekonomian/Pelaksana Tugas Menteri Keuangan, Hatta Rajasa, di Jakarta, Senin.

Akan tetapi, Rajasa menolak menyebutkan nama sang calon anggota Kabinet Indonesia Bersatu II itu. "Tunggu saja besok atau lusa, dalam waktu dekat ini," jawabnya.

Ia memberikan sedikit petunjuk, "Calon menteri keuangan yang baru seorang profesional, bukan dari partai politik dan laki-laki."

Dalam kesempatan itu, ia membantah rumor yang beredar bahwa Wakil Ketua Umum DPP PAN, Dradjad Wibowo, yang ditunjuk Presiden Susilo Yudhoyono untuk menduduki posisi itu. Rajasa adalah ketua umum DPP PAN, salah satu partai politik penyusun kabinet pemerintahan Yudhoyono.

"Mas Dradjad Wibowo mau jadi menteri keuangan itu tidak betul, Mas Dradjad sekarang sedang tugas di Eropa," katanya.

Sementara itu, beberapa nama sebelumnya telah disebut-sebut media pantas untuk menduduki jabatan menteri keuangan. Di antaranya Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Chatib Basri, Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution dan Wakil Menteri Keuangan, Anny Ratnawati.

Jika hingga saat terakhir "kriteria" yang disebut Rajasa itu berlaku, maka Ratnawati menjadi gugur; karena dia perempuan.

(M041/F002)