Sabtu, 20 September 2014

Ribuan warga Baduy gelar perayaan Seba

Jumat, 17 Mei 2013 22:41 WIB | 2.081 Views
Ribuan warga Baduy gelar perayaan Seba
Ribuan warga Baduy mengikuti upacara Seba Baduy ditandai dengan menyerahkan hasil bumi di Pendopo Gubernur Banten, di Serang. (FOTO ANTARA/Asep Fathulrahman)
Lebak (ANTARA News) - Sebanyak 1.797 warga Baduy yang tinggal di pedalaman Kabupaten Lebak menggelar perayaan Seba untuk menjalin silatuhrahmi dengan bupati dan pejabat di lingkungan pemerintahan daerah setempat.

"Kami menggelar upacara perayaan Seba setelah melaksanakan ritual Kawalu selama tiga bulan," kata Kepala Desa Kanekes yang juga Ketua Adat Masyarakat Baduy Jaro Dainah di Rangkasbitung, Jumat.

Menurut dia, pelaksanaan Seba tahun ini masuk kategori perayaan besar karena dihadiri sebanyak 1.797 warga Baduy Dalam dan Baduy Penamping.

Bahkan, warga Baduy Dalam yang tersebar di Kampung Cibeo- Cikawartana dan Cikeusik sebanyak 70 orang.

Pelaksanaan perayaan Seba dihadapan Bupati Lebak dan pejabat lainya berjalan tertib dan damai.

Selama ini Seba merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan menjalin silatuhrami dengan Bupati sebagai kepala daerah.

Kegiatan ritual perayaan Seba juga peninggalan nenek moyang dan ratusan tahun.

"Kami sampai sekarang tetap melestarikan budaya perayaan Seba sebagai bentuk silatuhrahmi dengan Bupati Lebak dan Gubernur Banten," katanya.

Ia mengatakan, perayaan Seba dipusatkan di Gedung Pendopo Pemerintah Kabupaten Lebak dipimpin langsung oleh Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya.

Namun, perayaan Seba tahun ini berbeda dengan tahun-tahun lalu karena tidak ada tanya jawab dengan bupati serta pejabat lainya.

Bupati Mulyadi Jayabaya setelah selesai Seba yang dipimpin tokoh adat Baduy, Sarni bin Saedi langsung menyerahkan uang sebesar Rp10 juta.

"Meskipun kami tidak bisa tanya jawab, tetapi harapan kami Lebak lebih sejahtera, damai dan rukun," katnya.

Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya mengatakan pemerintah daerah memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat Baduy yang tinggal di Kecamatan Leuwidamar.

Bentuk jaminan keamanan itu antara lain melindungi masyarakat Baduy dari gangguan masyarakat luar.

Pemerintah daerah juga memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Baduy.

"Karena itu, kami meminta warga Baduy agar menjaga pelestarian hutan dan lahan juga kerukunan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan," katanya.
(KR-MSR/Z003)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga