Banyuwangi (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada 2013 memperbaiki jalan yang rusak sepanjang 300 kilometer dengan anggaran Rp120 miliar.

"Pemkab juga menyiapkan 3.000 drum aspal untuk pembangunan dan pemeliharaan jalan desa yang rusak ringan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Banyuwangi Mudjiono, Minggu.

Dia menjanjikan aspal untuk kelompok masyarakat yang membuat proposal perbaikan jalan desa, jalan antardesa, jalan kecamatan dan jalan antarkecamatan.

"Ini merupakan stimulan untuk mendorong masyarakat melakukan swadaya perbaikan jalan dengan bantuan aspal dari pemerintah. Secara teknis masyarakat yang menutup lubang jalan yang rusak dan kami akan mengaspal jalan itu," tuturnya.

Ia menjelaskan infrastruktur adalah salah satu sarana pendukung masuknya gerbang investasi atau aksesibilitas dalam memperlancar aktivitas perekonomian di daerah sehingga Pemkab terus meningkatkan anggaran pemeliharaan atau pembangunan jalan poros di seluruh wilayah kabupaten setempat.

"Selama dua tahun terakhir ini Pemkab Banyuwangi terus membangun dan memelihara Infrakstruktur jalan sebagai alat yang utama pembuka aksesbilitas ke segala sektor," katanya.

Untuk akses pariwisata, Dinas PU berencana mempelebar jalan ke objek wisata.