Kamis, 23 Oktober 2014

PM Suriah yakin militer akan menang

| 4.385 Views
id konflik suriah, krisis suriah, pertemuan menlu iran, sudan, israel-suriah, pm suriah, Wael al-Halqi, presiden suriah, bashar al assad
PM Suriah yakin militer akan menang
Perdana Menteri Suriah Wael al-Halki. (REUTERS/SANA/Handout)
Damaskus (ANTARA News) - Perdana Menteri Suriah Wael al-Halqi, Selasa (21/5), memuji "prestasi besar" militer dan menekankan "kemenangan sudah dekat", demikian laporan kantor berita resmi Suriah, SANA.

Pernyataan al-Halqi dikeluarkan selama pertemuan rutin Kabinet Suriah, ketika pasukan Damaskus masih bergerak maju dalam pertempuran menentukan mereka guna mengusir gerilyawan dari Kota Kecil Al-Qussair di bagian tengah negeri tersebut di dekat perbatasan Lebanon.

Saat memuji kemenangan militer, al-Halqi mengatakan kemenangan semacam itu telah secara positif melambungkan situasi dalam negeri di Suriah sejalan dengan rencana pemerintah yang bertujuan meningkatkan kondisi hidup warga.

Prajurit militer Suriah, Selasa, mendesak lebih jauh dalam operasi mereka guna merebut kembali Al-Qussair, kata media setempat sebagaimana dilaporkan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu malam. Ia menambahkan semua operasi itu dipusatkan di bagian utara kota kecil tersebut.

SANA memberitakan satuan pasukan Suriah terus memburu "pelaku teror" di daerah selatan dan utara Al-Qussair, setelah sepenuhnya menguasai kota kecil itu, stadion, beberapa wilayah barat dan daerah di sekita pusat kebudayaan, gereja serta putaran kotapraja di daerah Al-Ghaita.

Militer menghancurkan banyak terowongan yang digunakan oleh gerilyawan di bagian utara dan tengah kota tersebut, menewaskan sejumlah gerilyawan dan menghancurkan peralatan serta senjata mereka, kata SANA.

Di antara mereka yang tewas terdapat Abu Omar, pemimpin Front An-Nusra --yang memiliki hubungan dengan Al Qaida-- di Al-Qussair, kata media setempat.

Abu Omar tewas bersama 10 petempurnya pada Selasa, saat prajurit militer Suriah terus bergerak maju pada hari ketiga berturut-turut guna merebut kembali kota kecil strategis itu.

Militer mendesak ke arah Al-Qussair pada Ahad pagi (19/5), setelah menguasai daerah pinggirannya dalam operasi militer selama 46 hari.

Serangan luas militer Suriah bertujuan memotong jalur utama pasokan gerilyawan di wilayah Suriah Tengah, kata banyak pengulas.
(C003)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga