Sabtu, 1 November 2014

"Soekma Djaja" tampilkan finalis Abang None Jakarta

| 2.641 Views
id soekma djaja, abang none, abnon
Produser Maudy Koesnadi saat jumpa pers pergelaran teater abang none " Soekma Djaja" di Gedung kesenian Jakarta, Jakarta, Rabu, (27/3). (FOTO ANTARA/Muhammad Adimaja)

Jakarta (ANTARA News) - Teater Abang None yang merupakan bagian dari Ikatan Abang None Jakarta (IANTA) menampilkan lakon "Soekma Djaja" yang dibawakan oleh juara dan finalis Abang None Jakarta.

Perhelatan keempat Teater Abnon dalam rangka menyambut ulang tahun Jakarya ini berbeda dengan pertunjukan tahun-tahun sebelumnya.

Bila pada "Cinta Dasima" (2009), "Si Doel" (2010), dan "Sangkala 9/10" (2011) Teater Abnon menghadirkan bintang tamu yang juga pernah menjadi finalis Abnon seperti Indra Bekti, Alya Rohali, dan Atalarik Syach, kali ini mereka tidak menghadirkan bintang tamu.

Ketik mengadakan audisi bulan Januari lalu, Maudy yang bertindak sebagai produser memang mencari pemain yang mampu mengikuti jadwal latihan dan berkomitmen kuat.

Selama lima bulan latihan ia pun meminta para pemain untuk selalu mengikuti latihan yang dijadwalkan.

"Mereka (bintang tamu) kan nggak mungkin latihan lima bulan. Akhirnya kami sepakat tanpa bintang tamu dan alhamdulillah semua kebutuhan terpenuhi dengan sdm yang ada di Abnon," kata Maudy saat menggelar jumpa pers di Senayan, Jakarta.

Maudy pun mengapresiasi kinerja para pemain yang terlibat dalam pementasan ini. Menurutnya, para Abang None ini tetap antusias mengikuti latihan meski kesibukan mereka masing-masing cukup padat. 

"Untuk tetap gabung latihan dan nggak ada honor. Latihan dari jam 7 malam sampai 12 malam selama lima bulan," tuturnya.

Ia menambahkan para pemain banyak yang berprofesi sebagai dokter muda dan sedang menjalani co-asst. 

"Soekma Djaja" merupakan sebuah lakon tentang keluarga Maman Djaja (Dody Eriandoko, Abang Jakarta Utara tahun 1987) yang berusaha mempertahankan musik gambang kromong di masa kini.

Seiring perkembangan zaman, gambang kromong yang telah menghidupi keluarga itu semakin ditinggalkan khususnya oleh generasi muda, termasuk anak Maman Djaja yang bernama Jaelani (Bobtriyan Tanamas, Abang Jakarta Barat 2012).

"Usaha kami mperkenalkan kesenian dan budaya betawi ke generasi muda. Dalam kemasam ringan, lucu, komedik, seperti karakter budaya Betawi," jelas Maudy.

Lakon "Soekma Djaja akan dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta pada tanggal 5-6 Juni.

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga