Jakarta (ANTARA News) - Menteri BUMN Dahlan Iskan mengisyaratkan penetapan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai bakal calon Presiden pada Pemilu 2014 yang diusung oleh PDIP fenomenal, dan dapat menjadi pertanda bagi calon lainnya agar tidak buang-buang waktu dan duit.

"Semua bakal calon Presiden dan yang ingin menjadi Presiden harus berpikir ulang untuk maju, karena ada fenomena baru bahwa Jokowi akan menjadi calon Presiden dari Ibu Mega," kata Dahlan, usai menghadiri peluncuran buku berjudul: "Antara Pasar dan Politik BUMN, di bawah Dahlan Iskan" di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Selasa.

Dahlan memberi tanggapan soal semakin memanasnya suhu politik, terutama terkait siapa yang akan menjadi pemimpin di negeri ini.

Awalnya, Dahlan hanya ditanya wartawan soal melonjaknya peringkat dirinya dalam sejumlah survei untuk dijagokan sebagai Capres 2014.

Pertanyaan seputar kesiapan dirinya untuk menjadi Capres 2014, dan peluangnya jika dipasangkan dengan Jokowi.

Namun dengan gayanya yang ramah kepada media, Dahlan langsung mengelak pertanyaan-pertanyaan yang dicecar kepadanya.

"Itu tadi, sekarang fenomenanya adalah menghabiskan uang untuk maju jadi Capres. Jadi kalau ada yang mau maju, lebih baik pikir-pikir ulang, dari pada buang duit," ujarnya singkat.

Meski demikian, Dahlan tidak merinci lebih lanjut makna dari ucapannya tersebut.

Dahlan juga tidak menjawab ketika ditanya apakah bersedia berduet dengan Jokowi.

Semakin penasaran, para jurnalis kembali melayangkan pertanyaan soal kesiapan pribadi Dahlan masuk bursa Capres 2014.

"Kalau saya ditanya, ya...saya maunya kerja, kerja, dan kerja saja," tegas Dahlan.
(R017/C004)