Sabtu, 20 September 2014

Polisi tunggu jaksa soal penggelapan emas 59kg

Jumat, 7 Juni 2013 13:54 WIB | 1.974 Views
Polisi tunggu jaksa soal penggelapan emas 59kg
Ilustrasi (ANTARA/Yudhi Mahatma)
Jakarta (ANTARA News) - Penyidik Polda Metro Jaya masih menunggu konfirmasi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta mengenai status berkas berita acara pemeriksaan tiga karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang menjadi tersangka dugaan penggelapan emas seberat 59 kg milik nasabah Ratna Dewi.

"Diharapkan segera selesai, kita masih menunggu kejaksaan, apakah berkasnya dinyatakan lengkap (P21) atau masih ada petunjuk lainnya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Toni Harmanto di Jakarta, Jumat.

Toni mengatakan penyidik telah melimpahkan tahap pertama berkas tiga tersangka dugaan pemalsuan dan penggelapan emas senilai Rp32 miliar itu.

Polisi telah dua kali melimpahkan tahap pertama berkas ketiga tersangka karena kejaksaan meminta penyidik memenuhi petunjuk tambahan dari saksi dan keterangan tersangka.

Ratna Dewi melaporkan dugaan penggelapan logam mulia senilai Rp32 miliar yang diduga melibatkan karyawan BRI ke Polda Metro Jaya, 8 November 2012 silam.

Polisi telah menetapkan dan menahan tiga tersangka, yakni Wakil Pimpinan Wilayah BRI Jakarta Selatan, RA, Staf Keuangan Kanwil BRI Jakarta Selatan, AM dan Kepala Bagian Administrasi Kredit, RTA.

Mereka ikenakan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Polisi akan menyelidiki kemungkinan tersangka lain dalam kasus ini, termasuk siapa saja yang bertanggungjawab terhadap kasus penggelapan dan pemalsuan emas milik nasabah itu.

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga