Beirut (ANTARA News) - Kelompok gerilyawan Lebanon, Hizbullah, Sabtu (8/6), membantah laporan bahwa anggotanya dijadikan tahanan oleh gerilyawan bersenjata di Suriah.

Di dalam satu pernyataan yang dikeluarkan oleh departemen medianya, Hizbullah mengatakan, "Tak seorang petempur pun dari mukahidin kami telah jatuh ke tangan mereka."

"Hizbullah dengan tegas memperingatkan agar media asing dan Arab yang bermusuhan tidak mengarang kebohongan dan mendesak ketepatan dalam penyebaran berita yang berkaitan dengan pihak kami," kata pernyataan tersebut sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Kelompok gerilyawan Tentara Suriah Bebas pada Jumat menyatakan telah menangkap sejumlah anggota Hizbullah setelah bentrokan sengit di Ibu Kota Suriah, Damaskus.

"Tentara (Suriah) Bebas telah merebut kendali atas beberapa pos di sebelah barat Muadhamiyat Ash-Sham," kata Komite Koordinasi Lokal --yang beroposisi. Ditambahkannya, pasukan gerilyawan telah menahan "sejumlah anggota Hizbullah dan Brigade Al-Fadl Al-Abbas.

Brigade Abu Al-Fadl Al-Abbas, yang didirikan pada 2012 untuk melindungi makam Sayyeda Zeinab di Damaskus --yang dijadikan tempat suci oleh kaum Syiah, berperang bersama tentara Pemerintah Suriah.


Penerjemah: Chaidar Abdullah

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2013