Kamis, 23 Oktober 2014

Senin, masyarakat Gunung Kidul adakan "Padusan"

| 2.087 Views
id padusan, gunung kidul, pantai baron
Senin, masyarakat Gunung Kidul adakan
Pembangkit listrik tenaga surya di Balong Technopark, Kawasan Pantai Baron, Gunungkidul, Yogyakarta. (FOTO ANTARA/Noveradika)
Pada 2012, antusiasme masyarakat dan wisatawan sangat tinggi. Kami akan menyelenggarakan kegiatan yang sama, dan kami akan memberikan kejutan lagi
Gunung Kidul (ANTARA News) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengadakan ritual "padusan" di Pantai Baron menjelang Ramadhan, pada Senin, 8 Juli 2013.

Kabid Usaha dan Pemasaran Wisata Disbudpar Gunung Kidul, Wijang EKa Aswarna di Gunung Kidul, Sabtu, mengatakan tradisi "padusan" (mandi) dimaknai sebagai pembersihan atau mensucikan diri sebelum melaksanakan ibadah puasa bagi umat muslim.

"Padusan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksankan di Pantai Baron. Kami mempersilakan bagi masyarakat luas yang akan melaksanakan padusan, datang ke Pantai Baron. Padusan biasanya dilaksanakan setelah jam 13.00 WIB," kata Wijang.

Rencananya, kata Wijang, Disbudparpora akan menyedian shower "raksasa" yang disediakan untuk wisatawan atau masyarakat sekitar setelah berenang di pantai. Pada 2012, Disbudpapora menyediakan shower tersebut berukuran panjang sekitar 25 meter dan terbuat dari pralon atau pipa air sehingga wisatawan dapat bergantian mandi.

"Pada 2012, antusiasme masyarakat dan wisatawan sangat tinggi. Kami akan menyelenggarakan kegiatan yang sama, dan kami akan memberikan kejutan lagi," kata dia.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Wijang, Disbupar Gunung Kidul juga bekerjasama dengan Polres Gunung Kidul, Dinas Perhubungan dan SAR Gunung Kidul.

Berdasarkan koordinasi, kata dia, Polres dan Dishub bertugas memperlancar lalu lintas yang menuju atau keluar dari objek wisata, khususnya arah Pantai Baron. Sementara, SAR Gunung Kidul, akan melakukan pemantuan di seluruh pantai, yang digunakan wisatawan untuk pemandian.

Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga