Beirut (ANTARA News) - Pasukan Presiden Bashar al-Assad merebut beberapa gedung di distrik Homs yang dikuasai pemberontak saat mereka terus menekan dalam serangan delapan hari di kota Suriah tengah itu, kata para aktivis seperti dikutip AFP, Sabtu.

Tentara melancarkan serangan besar-besaran Sabtu lalu dengan sasaran daerah-daerah yang dikuasai pemberontak.

"Pertempuran paling seru terjadi di daerah-daerah garis depan Khaldiyeh dan Bab Hud," kata aktivis Yazan yang berpangkalan di Homs kepada AFP melalui Internet.

"Mulai Jumat, pasukan pemerintah bergerak maju secara perlahan, merebut beberapa gedung di pinggiran distrik Khaldiyeh," kata aktivis itu.

Kantor berita resmi Suriah, SAA memberitakan tentara merebut beberapa gedung di Bab Hud di pusat kota itu.

Daerah-daerah Homs yang dikuasai pemberontak telah dikepung militer selama lebih dari satu tahun. "Situasi sangat sulit di sini. Jika tidak ada perubahan apapun, Homs akan jatuh," kata Yazan.

Aktivis itu juga melaporkan "ambruknya beberapa gedung" karena ditembak dan menambahkan sejumlah warga sipil terperangkap dalam puing-puing itu.

Pesawat tempur juga melancarkan serangan udara ke kota yang disebut para aktivis anti-Bashar sebagai "ibukota revolusi" itu, kata Observatorium Suriah untuk hak asasi manusia.

Observatorium mengatakan pada Jumat saja setidaknya 84 orang tewas: 27 warga sipil,34 pemberontak dan 23 tentara, demikian AFP.

(H-RN/H-AK)

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2013