Jakarta (ANTARA News) - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjamin kesehatan para guru honorer di Jakarta dengan membagikan program Kartu Jakarta Sehat (KJS) kepada mereka.

"Sudah masuk program," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Senin.

Dia menyebutkan ada ribuan guru honorer dan guru bantu yang akan mendapat KJS. "Saya lupa. Mungkin sekitar 5.900 orang, tapi itu mungkin," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dien Emawati membenarkan pernyataan Jokowi itu dengan mengatakan pihaknya kini tengah menghitung jumlah guru dan jumlah biaya yang akan digunakan, sekaligus klasifikasi sekolahnya.

Dien menyebutkan akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebagai pemilik datam untuk mendapatkan kepastian data guru honorer.

Pemberian KJS untuk guru honorer masih dimungkinkan karena dari target 4,7 juta kartu yang ditargetkan, baru sekitar 2,2 juta kartu yang telah terbagikan.

Dia enggan menyebutkan berapa banyak guru yang mendapat fasilitas tersebut. "Masih dalam perhitungan. Guru negeri atau swasta, jumlah gurunya serta sekolah mana saja," katanya.