Jumat, 19 September 2014

23 Agustus, pelantikan Gubernur Jateng 2013-2018

Selasa, 9 Juli 2013 20:12 WIB | 5.081 Views
23 Agustus, pelantikan Gubernur Jateng 2013-2018
Ilustrasi. Kampanye Ganjar Pranowo. Pasangan cagub-cawagub Jateng nomor urut tiga Ganjar Pranowo (kiri)-Heru Sudjatmoko (kanan) saat berkampanye di Stadion Tri Lomba Juang Semarang, Jateng, Senin (20/5). (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)
Semarang (ANTARA News) - Pelantikan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko sebagai pasangan gubernur Jawa Tengah periode 2013-2018 pada 23 Agustus 2013 akan berlangsung di dalam Gedung Berlian di kompleks DPRD provinsi setempat.

"Pelantikan gubernur Jateng nanti akan di dalam Gedung Berlian dengan memakan waktu sekitar 15 menit," kata Pelaksana Tugas Ketua DPRD Provinsi Jateng Rukma Setyabudi di Semarang, Selasa.

Menurut dia, pelantikan gubernur secara "indoor" tersebut untuk memudahkan proses pelantikan saja.

Ia menjelaskan, setelah prosesi pelantikan gubernur selesai dilaksanakan, pasangan gubernur Jateng yang baru diberi kesempatan untuk merayakan bersama masyarakat di luar gedung dewan.

"Setelah itu disediakan tempat dan waktu untuk merayakan bersama masyarakat," ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Hal tersebut disampaikan Rukma usai rapat paripurna anggota DPRD Jateng yang mengumumkan rencana pelantikan gubernur Jateng dan usulan pemberhentian pasangan gubernur Jateng periode 2008-2013 Bibit Waluyo dan Rustriningsih ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Usulan pengangkatan dan pemberhentian yang merupakan aturan baku tersebut selanjutnya akan disampaikan ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

"Surat keputusan langsung dibuat setelah rapat paripurna dan surat akan dikirimkan ke Menteri Dalam Negeri pada Rabu (10/7) untuk disampaikan ke Presiden," katanya.

Seperti diwartakan, Kepala Bagian Umum Sekretaris Dewan Provinsi Jawa Tengah Wibowo mengatakan anggaran dana untuk pelaksanaan prosesi pelantikan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko sebagai pasangan gubernur Jawa Tengah periode 2013-2018 mencapai Rp1 miliar.

"Jumlah yang telah dianggarkan dalam APBD murni tahun 2013 tersebut hanya asumsi dan anggaran itu tidak harus habis digunakan," ujarnya.

Ia menjelaskan, pos untuk makan minum pengamanan pelantikan gubernur menjadi pos anggaran terbesar dengan jumlah sekitar 40 persen.

Sementara itu, gubernur Jawa Tengah terpilih Ganjar Pranowo berkeinginan agar prosesi pelantikan dirinya pada 23 Agustus 2013 dilaksanakan secara sederhana sehingga tidak membutuhkan anggaran yang besar.

"Saya pengennya sederhana, tidak perlu mewah-mewah tapi tetap melibatkan rakyat," katanya.

Ganjar meminta kepada pihak pelaksana pelantikan agar menekan biaya agar tidak terlalu besar dan memberi ruang kepada masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga