Jumat, 31 Oktober 2014

Polres Sleman tangkap pelaku pembunuhan siswi SMP

| 3.424 Views
id polres sleman, polisi, pembunuhan siswi smp, depok sleman,
Polres Sleman tangkap pelaku pembunuhan siswi SMP
Ilustrasi. (FOTO.ANTARA News/Ferly)
...karena tersangka semuanya masih di bawah umur, maka proses hukum dilakukan secara maraton, dan diberikan pendampingan,"
Sleman (ANTARA News) - Polres Sleman berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan siswi Sekolah Menengah Pertama yang ditemukan di halaman TK Tunas Wisata Ambarrukmo, Depok, Sleman, Senin (8/7).

"Korban diketahui bernama Nanda Amalia Setyowati (15), tercatat sebagai siswi salah satu SMP di Depok Sleman yang juga warga Grogol RT 06 Desa Purwomartani, Kalasan, Sleman," kata Kapolres Sleman AKBP Hery Sutrisman, Selasa.

Menurut dia, selain mengungkap identitas korban, pihaknya juga berhasil menangkap tiga pelaku pembunuhan tersebut.

"Kami juga memeriksa dua saksi lainnya secara intensif guna pengembangan kasus ini," katanya.

Ia mengatakan, semua yang terlibat masih di bawah umur, dan berstatus sebagai pelajar sejumlah SMP, dan SMA di Sleman.

"Ketiga tersangka yakni DG (14) adalah siswa kelas 3 MTs, kemudian SS (15) siswa kelas 1 SMK, dan YS (17) siswa kelas 2 SMA. Ketiga tersangka adalah warga Dusun Papringan, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman," katanya.

Sementara itu, dua siswa sebagai saksi yakni AY (13) siswa kelas 2 SMP merupakan warga Dusun Papringan, Caturtunggal, Sleman, dan EP (13) siswi kelas 3 SMP, warga Gowok, Caturtunggal, Depok, Sleman.

"Hingga malam ini kelimanya masih menjalani pemeriksaan di UPPA Reskrim Polres Sleman," katanya.

Hery mengatakan, mereka ini ditangkap antara Senin (8/7) malam hingga Selasa (9/7) dinihari di rumah masing-masing.

"Sedangkan dua saksi lainnya dibawa dari sekolahnya, Selasa (9/7) pagi. Karena itu, saat diperiksa kemarin, satu saksi yakni EP masih mengenakan seragam siswi SMP," katanya.

Ia mengatakan, untuk pasal yang diterapkan, pihaknya masih melakukan pendalaman.

"Selain itu, karena tersangka semuanya masih di bawah umur, maka proses hukum dilakukan secara maraton, dan diberikan pendampingan," katanya.

Menurut dia, belum ditemukan tanda adanya pemerkosaan terhadap korban, baik dari keterangan tersangka, dan saksi maupun alat bukti.

"Kalau kami melihatnya, ini direncanakan, karena sebelumnya mereka berkumpul," katanya.

Seperti diberitakan, sesosok mayat perempuan penuh luka ditemukan di halaman TK Tunas Wisata Ambarrukmo, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin pagi.

Saat ditemukan, pada mayat wanita tersebut terdapat luka parah di bagian belakang kepala.

Selain itu, juga terdapat dua luka tusuk di bagian pinggang kiri dan kanan.

Barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian sejumlah batu cor beton, yang diduga kuat untuk memukul korban.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga