Rabu, 30 Juli 2014

Arena pertandingan wushu ISG belum diputuskan

Kamis, 11 Juli 2013 18:50 WIB | 1.645 Views
Arena pertandingan wushu ISG belum diputuskan
Persiapan ISG. Tim survei dari perwakilan Pengurus besar Olah raga pusat maupun provinsi, dan KONI melakukan survei di arena Voli Pantai Jakabaring Palembang, Senin (8/7). Islamic Solidarity Games atau pesta olah raga negara Islam telah disepakati akan diadakan di Palembang pada 11 September hingga 1 Oktober 2013. (ANTARA FOTO/Feny Selly)
Jakarta (ANTARA News) - Ketua KONI Sumatra Selatan Muddai Madang mengatakan dari 13 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Islamic Solidarity Games (2013) tinggal wushu yang hingga kini belum diputuskan lokasi pertandingannya.

"Memang benar. Hingga saat ini lokasi pertandingan wushu belum ditentukan. Untuk yang lain sudah tidak adalah masalah," kata Muddai Madang di sela pertemuan dengan Menpora dan Kantor Kemenpora Jakarta, Kamis.

Meski belum ditentukan lokasi pertandingannya, kata dia, pihaknya telah mempersiapkan beberapa tempat yang dinilai representatif untuk menggelar pertandingan internasional sekelas ISG.

"Lokasinya diluar kompleks Jakabaring Sport City. Jika dilihat peluangnya mungkin akan menggunakan Hotel Aryaduta. Hall-nya cukup besar," katanya menambahkan.

Muddai Madang menambahkan, sesuai dengan rencana dari 13 cabang olahraga yang dipertandingkan hanya tiga cabang saja yang digelar diluar Jakabaring Sport City yaitu bola voli, basket dan wushu.

Sebelumnya ada satu lagi cabang olahraga yang akan dipertandingkan diluar Jakabaring yaitu panahan. Namun, menurut Muddai rencana itu urung dilakukan karena panahan akan digelar di dekat lapangan softball yang berada dalam komplek Jakabaring.

Dengan demikian ada 10 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di kompleks olahraga kebanggaan warga Sumatra Selatan yaitu sepak bola, renang, atletik, angkat besi, panahan, tenis, bulutangkis, voli pantai, taekwondo dan karate.

Sementara itu Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin mengaku pihaknya sudah siap menggelar pesta olahraga negara-negara Islam meski saat ini masih dalam persiapan dan menunggu Keppres tentang pemindahan lokasi ISG.

"Ini adalah tugas. Sebenarnya keinginan kami untuk menjadi tuan rumah ISG sempat tidak direspon. Namun, setelah ditunjuk kami harus siap," kata Alex Noerdin di Kantor Kemenpora Jakarta.

Menurut dia, meski Keppres baru belum turun pihaknya telah menyiapkan segala sesuatunya termasuk dalam menyiapkan akomodasi bagi atlet dan official dari 25 negara yang akan turun dalam ISL ketiga ini.

Selain menyiapkan Wisma Atlet dan hotel yang ada di Palembang, kata dia, pihaknya juga berencana mendatangkan kapal dengan kapasitas 500 tempat tidur seperti yang dilakukan pada SEA Games 2011.

(B016/Y008)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga