Selasa, 2 September 2014

TNI AD-Kemendag amankan perdagangan di perbatasan

Rabu, 24 Juli 2013 15:54 WIB | 2.408 Views
TNI AD-Kemendag amankan perdagangan di perbatasan
Pengaman Perdagangan di Perbatasan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan (kanan) dan Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Moeldoko berjabat tangan usai menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) di Jakarta, Rabu (24/7). Kementerian perdagangan menggandeng TNI AD untuk pengamanan dan perlindungan konsumen di wilayah perbatasan Indonesia sehingga mampu memperlancar distribusi dan suplai kebutuhan konsumen. (ANTARA FOTO/Dhoni Setiawan)
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) menandatangani nota kesepahaman untuk menjamin keamanan perdagangan khususnya di daerah perbatasan.

"Kerja sama ini untuk memperkuat sinergi dua lembaga dalam mengawasi aktivitas perekonomian yang seringkali perlu diwaspadai khususnya di wilayah perbatasan," kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan usai menandatangani nota kesepahaman itu di Markas Besar TNI-AD Jakarta, Rabu.

Gita mengatakan, di wilayah perbatasan, khususnya pada periode terakhir ini, pihaknya mendeteksi banyak produk-produk ilegal dari luar negeri yang tidak sesuai dengan standar keamanan, keselamatan, kesehatan dan lingkungan.

"Selama ini kita juga telah melakukan beberapa kerja sama dengan instansi lainnya untuk meningkatkan keamanan perdagangan di wilayah perbatasan, sebagai salah satu contoh yang ada di Papua," ujar Gita.

Menurut Gita, dengan adanya tambahan dukungan dari TNI-AD diharapkan pengamanan akan lebih terjamin sehingga barang-barang yang beredar di masyarakat sesuai dengan peraturan yang diberlakukan oleh pemerintah.

Gita menambahkan nota kesepahaman tersebut juga diharapkan mendukung upaya-upaya stabilisasi harga dan meningkatkan pengamanan distribusi barang dan perlindungan konsumen di wilayah perbatasan Indonesia.

Sebelumnya pada pekan lalu, Kemendag juga telah melakukan kerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) yang diharapkan membantu menelusuri dan memastikan tidak adanya praktik kartel pada sektor komoditas pangan yang menyebabkan harga-harga melonjak tinggi.

Editor: Unggul Tri Ratomo

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga