Jakarta (ANTARA News) - Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan penangkapan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, Rudi Rubiandini, sebagai pintu untuk mengungkap praktik mafia minyak dan gas (migas).

"KPK harus berani mengungkap dugaan adanya praktik mafia di sektor migas, baik di jajaran birokrasi maupun di swasta," kata Bambang melalui surel di Jakarta, Rabu.

Sinyalemen adanya praktik mafia migas, menurut dia, bukan cerita baru, terutama dalam hal kompromi perizinan dan kontrak.

"Sering terdengar rumor adanya setoran dari pengusaha kepada pejabat untuk memuluskan perizinan tersebut. Bisnis migas ini adalah bisnis yang berskala sangat besar," ucapnya.

Ia juga mengatakan bahwa KPK harus mendalami sinyalemen praktik suap perusahaan-perusahaan migas asing yang beroperasi di Indonesia untuk memuluskan bisnis.

Penyidik KPK menangkap Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini di kediamannya pada Selasa sekitar pukul 22.30 WIB.

Selain menangkap Rudi, penyidik KPK juga menangkap dua orang lain dari perusahaan swasta yang sedang bersama Rudi Rubiandini.

Pewarta: Riza Harahap
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2013