New York (ANTARA News) - Saham-saham di Wall Street jatuh pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena penutupan kegiatan (shutdown) pemerintah pada kenyataannya menekan pasar dan menigkatkan kekhawatiran tentang kemungkinan "default" (gagal bayar) utang AS akibat kemacetan politik.

Pada bel penutupan, Dow Jones Industrial Average turun 62,80 poin (0,41 persen) menjadi 15.128,90, lapor AFP.

Indeks berbasis luas S&P 500 merosot 1,45 poin ( 0,09 persen) menjadi 1.693,55, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq menyerah 2,96 poin (0,08 persen) pada 3.815,02.

Kerugian pada Rabu adalah pembalikan dari Selasa, ketika saham-sahan AS menguat di tengah harapan bahwa "shutdown" akan berlangsung singkat.

Tetapi "mendengar beberapa retorika yang beredar, sudah cukup jelas bahwa kedua belah pihak cukup kuat dalam sikap mereka dan sesuatu tidak akan bisa dilakukan dalam satu atau dua hari," kata Michael James, direktur pelaksana perdagangan ekuitas pada Wedbush Securities.

James mengatakan itu masih lebih mungkin Kongres dan Gedung Putih akan setuju untuk menaikkan plafon utang pada Oktober nanti.

Tetapi "dengan hal-hal yang sengit ketika mereka berada di Washington sekarang, tidak akan mengejutkan saya," tambah James.

"Akan ada banyak ketidakpastian dan ketidakpastian biasanya melahirkan aksi jual."


Penerjemah: Apep Suhendar

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2013