Jakarta (ANTARA News) - Komjen (Pol) Sutarman berjanji menuntaskan penanganan kasus-kasus yang selama ini terbengkalai jika dipilih menjabat sebagai Kepala Polri yang baru menggantikan Jenderal (Pol) Timur Pradopo.

"(Pengungkapan) kasus-kasus itu akan terus dijalankan seiring berjalan waktu," katanya di sela uji kepatutan dan kelayakan calon Kepala Polri di Komisi III DPR, Jakarta, Kamis.

"Pasti akan diteruskan," kata Sutarman, yang kini menjabat Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri.

Menurut dia, hingga saat ini penyidik kepolisian masih bekerja menyelesaikan perkara-perkara yang dianggap terbengkalai penanganannya.

Penanganan kasus yang dianggap terbengkalai antara lain kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan tahun 2006-2007 yang menyeret nama mantan menteri kesehatan Siti Fadilah Supari, rekening "gendut" polisi, penembakan misterius terhadap polisi dan aliran dana tidak sah ke petinggi Polri.

Namun ia mengaku penanganan kasus-kasus tersebut masih terkendala sistem penyelidikan dan penyidikan yang mencakup pengiriman berkas ke kejaksaan.

"Berkas kita kirim bolak balik, jadi ini bagian dari yang harus kita selesaikan semuanya. Kita maunya proses cepat, begitu kirim selesai," ujarnya.

Pewarta: Ade Irma Junida
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2013