Kamis, 21 September 2017

Penyadapan berbuntut penarikan F-16 TNI AU dari Australia

| 18.261 Views
Penyadapan berbuntut penarikan  F-16 TNI AU dari Australia
Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon mendarat di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jatim, Jumat (22/11). (ANTARA FOTO/Siswowidodo)
Magetan (ANTARA News) - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) menarik lima pesawat tempur F-16 dari pelatihan gabungan Elang Ausindo di Australia sebagai reaksi atas penyadapan pemerintah Australia terhadap telepon sejumlah pejabat Indonesia.

Kelima pesawat itu sudah tiba di Pangkalan Udara Iswahyudi Magetan, Jawa Timur, Jumat siang, kata Komandan Wing III Lanud Iswahyudi Magetan, Kolonel Penerbang Minggit Prabowo, Jumat malam.

"Penarikan tersebut sebagai salah satu kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pascapenyadapan intelijen Australia terhadap sejumlah pejabat negara, termasuk Presiden dan Ibu Negara," ujarnya.

Elang Ausindo di Australia seharusnya berlangsung hingga 24 November 2013.

Pemerintah Indonesia juga menarik 60 personel TNI-AU yang mengikuti pelatihan gabungan tersebut. Para personel tiba di Lanud Iswahyudi Magetan dengan pesawat Hercules.

Minggit Prabowo menambahkan, pesawat tempur F-16 yang ditarik dari Australia akan dioperasikan untuk tugas pengamanan negara.

"Setelah ini, pesawat akan difokuskan untuk patroli pengamanan negara," katanya.


Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga