... , masyarakat setempat sangat senang karena orang nomor satu di TNI AL itu sangat cair dengan masyarakat setempat... "
Palu, Sulawesi Tengah (ANTARA News) - Peringatan Hari Nusantara 2013 telah usai, namun semangatnya terus menjalar bagi masyarakat Palu, Sulawesi Tengah, di mana gelaran maritim itu digelar. Masyarakat setempat tetap mengelu-elukan kehadiran kapal perang dan personel TNI AL. 

Sebagaimana terjadi di anjungan Pantai Talise, masyarakat Palu bergerombol di sepanjang Pantai Talise, Palu, Selasa kemarin (17/12). Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Marsetio, bersama maupun para prajurit TNI AL menjadi pihak yang diidolakan masyarakat setempat setelah gelaran itu dilaksanakan. 

Masyarakat Palu bisa melihat dari dekat berbagai kapal perang, persenjataan, dan kebolehan olah yudha dan kemampuan kemiliteran personel-personel TNI AL. 

Marsetio langsung meninjau kesiapan jajarannya menyukseskan Hari Nusantara 2013, di antaranya KRI Surabaya yang sandar di dermaga Pangkalan TNI AL Palu, Watusampu. Kapal dibuka untuk umum sehingga banyak masyarakat naik ke dalam kapal, mengetahui dari dekat apa dan bagaimana sebetulnya kapal perang Indonesia itu. 

Bukan cuma orang dewasa yang hadir, melainkan juga anak-anak. Saat itu, Marsetio berbaur dengan masyarakat setempat dan berdialog langsung, serta menggendong seorang bocah yang dibawa orang tuanya ke dalam lambung kapal perang TNI AL itu. 

Melihat itu, masyarakat setempat sangat senang karena orang nomor satu di TNI AL itu sangat cair dengan masyarakat setempat; sesuatu yang sangat jarang terjadi selama ini. 

Dalam peringatan Hari Nusantara 2013 ini, TNI AL menghadirkan kemampuan ketepatan mendarat terjun payung militer oleh personel Batalion Intai Amfibi 1 Korps Marinir TNI AL, di bawah pimpinan Letnan Kolonel Marinir Edy Cahyanto, yang diterbangkan pesawat angkut CASA NC-212 Aviocar bernomor lambung O617.

Dua penerjun terakhir membawa bendera besar bertuliskan Selamat Hari Nusantara 2013, dan bendera Merah Putih --masing masing berukuran 6x4m-- mendarat tepat di titik pendaratan, di bibir Pantai Talise. Hal ini menjadi satu kekaguman tersendiri bagi masyarakat setempat. 

Kapal-kapal perang TNI AL diiringi ratusan kapal layar tradisional setempar juga layar lintas (sailing pass) kepada masyarakat setempat. Seusai tu, Marsetio memberi taklimat lisan kepada para komandan kapal yang dikerahkan. 

"Kepada para komandan KRI, saya minta agar melaksanakan kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Saya yakin kalian semua akan mampu melaksanakan tugas ini dengan baik. Tugas yang kalian laksanakan adalah demi nama baik bangsa Indonesia," kata dia. 

Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2013