Beirut (ANTARA News) - Kedutaan Besar AS di Beirut, Minggu (5/1), memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Lebanon, dan mendesak mereka yang sudah ada di negara Arab itu agar menghindari hotel, pusat pertokoan, dan acara terbuka.

Dalam pesan keamanan di jejaring sosial Twitter, kedutaan besar tersebut mengingatkan "setelah pemboman belum lama ini di Beirut dan kondisi lain dalam beberapa bulan belakangan, Pemerintah AS dengan kuat mendesak warganegara AS di Lebanon agar berhati-hati sekuat mungkin dan menghindari hotel, pusat pertokoan ala-Barat ..., dan acara terbuka atau sosial tempat warga AS biasa berkumpul".

Ditambahkannya, "Semua tempat ini sangat mungkin menjadi sasaran serangan pelaku teror setidaknya dalam waktu dekat."

Sebagaimana dilaporkan Xinhua, kedutaan besar tersebut mendesak "semua warga AS agar menghindari bepergian ke Lebanon karena keprihatinan mengenai keamanan dan keselamatan".

Warga AS yang tinnggal dan bekerja di Lebanon, katanya, "mesti memahami bahwa mereka menerima risiko jika memilih tetap tinggal dan mesti secara hati-hati mempertimbangkan resiko ini".

Kedutaan besar tersebut juga mengatakan, "Kemampuan personel Pemerintah AS untuk mengjangkau orang yang bepergian guna menyediakan layanan darurat mungkin terbatas."

Departemen Luar Negeri AS sudah beberapa kali memperingatkan semua warganegara Amerika Serikat agar menghindari semua perjalanan ke Lebanon dan menyarankan mereka yang sudah berada di negara itu agar membuat rencana untuk pergi.

(Uu.C003)


Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2014