Kuta, Bali (ANTARA News) - Dampak ikutan dari letusan Gunung Kelud semalam mulai terjadi; sejumlah jadwal penerbangan domestik di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Bali, untuk tujuan Yogyakarta ditunda.

Padahal rute penerbangan Denpasar-Yogyakarta bolak-balik salah satu rute gemuk andalan pariwisata nasional. 

Ratusan pemakai jasa penerbangan di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai memadati loket-loket tiket maskapai penerbangan untuk menunggu kepastian keberangkatan.

Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Jumat, dilaporkan ditutup total akibat hujan abu dari letusan Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur.

"Sejak penerbangan pertama tadi sekitar pukul 05.55 WIB, seluruh aktivitas penerbangan ditutup total," kata Humas PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Faizal Indra.

Menurut dia, alasan penutupan adalah hujan abu di Yogyakarta dan sekitarnya.

"Alasan lain karena jarak pandang pilot hanya 200 meter dan ini sangat berbahaya. Jarak pandang ideal seharusnya 2.000 meter," katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi dari operator maskapai penerbangan, abu vulkanik ini juga dapat merusak mesin pesawat.

"Dengan alasan keselamatan penerbangan maka seluruh aktivitas penerbangan ditutup hari ini," katanya.