Jumat, 1 Agustus 2014

KPU Jateng segera umumkan caleg yang dicoret

Senin, 17 Maret 2014 20:28 WIB | 2.848 Views
KPU Jateng segera umumkan caleg yang dicoret
Komisi Pemilihan Umum (KPU) (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Semarang (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah segera mengumumkan nama-nama calon anggota legislatif di semua tingkatan yang dicoret dari daftar peserta Pemilihan Umum 2014 karena berbagai alasan.

"Saat ini kami bersama KPU kabupaten/kota baru melakukan verifikasi nama-nama caleg yang dicoret sebagai peserta Pemilu 2014, hasilnya akan kami umumkan dalam 3-4 hari ke depan," kata Ketua KPU Jateng Joko Purnomo di Semarang, Senin.

Ia menjelaskan, nama-nama caleg yang dicoret sebagai peserta Pemilu 2014 itu akan dikirimkan ke Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) agar bisa diumumkan di tempat pemungutan suara pada saat pelaksanaan pemungutan suara mendatang.

Menurut dia, KPU Jateng tidak bisa mengubah surat suara yang sudah selesai dicetak, namun masih menunggu didistribusikan ke seluruh TPS.

"Batas merevisi surat suara adalah 3 Januari 2014 dan setelah itu jika ada perubahan maka hanya akan diberi keterangan dengan menempel surat pemberitahuan untuk pemilih di TPS," ujar mantan Ketua KPU Kabupaten Wonogiri itu.

Jika masih ada pemilih yang mencoblos gambar caleg yang sudah dicoret sebagai peserta pemilu di surat suara, kata dia, maka suaranya akan diberikan ke partai politik pengusungnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada empat caleg yang mengundurkan diri karena lolos seleksi CPNS yaitu Nona Muanifah dari Partai Demokrat, Ena Khikmawati dari Partai Golkar, Dini Yuliawati dari Partai Demokrat, dan Satimin Edi Wibowo dari Partai Keadilan Sejahtera.

Kemudian, ada enam caleg yang meninggal dunia yakni Hadirun dari Partai Nasdem, Kukuh Subiyantoro dari Partai Hanura, Effendi dari Partai Demokrat, Salimun dari Partai Golkar, Efiyanto dari Partai Amanat Nasional, Sulasto dari Partai Demokrat.

Selain itu, ada calon anggota DPD RI atas nama Sudir Santoso yang dicoret oleh KPU RI karena terlambat menyerahkan laporan dana kampanye ke KPU Jateng pada 2 Maret 2014.

(KR-WSN/B012)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Baca Juga