Bengkulu (ANTARA News) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengunjungi rumah Bung Karno di Bengkulu saat diasingkan oleh Belanda pada 1938-1942.

"Saya kalau ke daerah-daerah memang selalu mengunjungi tempat-tempat bersejarah, waktu ke Ende saya juga pergi ke rumah pengasingan Bung Karno," kata Anis di Bengkulu, Selasa.

Anis Matta juga mengaku mengagumi Sukarno sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.

"Kelas 3 SMP saya baca buku Sukarno Penyambung Lidah Rakyat dan sejak saat itu saya mengagumi kepemimpinannya," kata dia.

Bagi bakal calon presiden dari PKS itu, mengunjungi tempat-tempat bersejarah penting bagi generasi muda untuk belajar dari masa lalu agar lebih baik di masa depan.

Anis juga membantah bahwa kunjungannya ke rumah Bung Karno ada kaitannya untuk mencari koalisi dengan partai politik tertentu, yang dalam hal ini adalah PDIP.

"Ada atau tidak ada PDIP, kita semua berhutang kepada Bung Karno," kata dia.

Anis Matta datang ke Bengkulu untuk menghadiri kampanye akbar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang akan dilaksanakan di Stadion Semarak Sawa Lebar, Bengkulu.

Pewarta: Azi Fitriyanti
Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2014