Jakarta (ANTARA News) - Klub Rajawali Bandung kembali gagal memperoleh kemenangan perdana mereka di Liga Bola Basket Putri Nasional (WNBL) Indonesia 2013-2014 setelah takluk 64-69 di hari pertama Seri IV di Gedung Hall A senayan, Jakarta, Selasa.

Kekalahan tersebut membuat Rajawali terpuruk di dasar klasemen sementara dengan perolehan tujuh poin dari tujuh kekalahan, sedangkan Sahabat (12, 5-2) menggeser Surabaya Fever (12, 5-2) dari peringkat ke-3 memanfaatkan keunggulan agregat akumulasi poin seluruh laga.

Meski timnya kembali menelan kekalahan penampilan debutan Mey Putri Diana mendapat sorotan dengan keberhasilannya menyumbangkan 20 poin dan melakukan tujuh "steal" untuk Rajawali.

Sedangkan di kubu Sahabat, "double-double" yang dicapai oleh Natasha Debby Christaline dan Sinta Ayu Ramadhani, masing-masing dengan 22 poin dan 10 "rebounds" serta 10 poin dan 14 "rebounds", berperan besar untuk kemenangan timnya.

Sahabat berpeluang untuk mengambil alih peringkat ke-2 klasemen sementara kala mereka melakoni laga lanjutan Seri IV melawan Merah Putih Predators Jakarta (12, 3-6) pada Rabu (23/4).

Sementara Rajawali akan kembali berusaha meraih kemenangan pertama mereka di WNBL, meskipun tugas itu berat mengingat mereka akan menghadapi pemuncak klasemen sementara sekaligus juara bertahan Tomang sakti Mighty Bees Jakarta (15, 7-1) pada Rabu (23/4).

Sejak kuarter pertama Sahabat memperoleh keunggulan 19-8.
Keunggulan tersebut hampir terlepas kala di 10 menit kedua mereka hanya memperoleh sembilan poin tambahan, di sisi lain Rajawali menambah 16 angka.

Meski demikian Sahabat masih unggul 28-24 kala menutup paruh pertama laga.
Memasuki kuarter ketiga, kedua tim sama-sama saling balas membalas memasukkan poin.

Sahabat tetap unggul 48-43 atas Rajawali saat kuarter ketiga berakhir.

Di kuarter terakhir laga kedua tim mencetak angka yang sama yakni 21 poin, namun Sahabat tetap mendapat keuntungan atas keadaan tersebut dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 69-64 atas Rajawali.

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2014