Jakarta (ANTARA News) - Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya memutuskan untuk mendukung koalisi dengan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon Presiden.

"Akhirnya hari ini tanggal 12 Mei 2014 pada pukul 02.00 dini hari, secara resmi Rapimnas II PPP telah menetapkan secara bulat dan aklamasi mendukung Haji Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden," kata Ketua Umum PPP Suryadharma Ali seusai rapimnas di Jakarta, Senin dini hari.

Dalam rapimnas II PPP, sebelumnya muncul tiga opsi, pertama opsi mendukung Prabowo, kedua mendukung Joko Widodo (Jokowi) ketiga berkoalisi dengan Aburizal Bakrie dan menempatkan Wakil Ketua Umum PPP Lukman Hakim Saefuddin menjadi calon wakil presiden.

Rapimnas ini digelar oleh partai berlambang Kabah tersebut guna memutuskan arah koalisi sejak Sabtu (10/5) sore, dan sempat diskors pada Minggu dini hari dan baru dilanjutkan kembali pada Minggu malam.

Sebelum rapimnas digelar, dalam internal PPP sempat terjadi kericuhan, saat Ketua Umum Suryadharma Ali ikut mendatangi kampanye Gerindra dan kemudian menyatakan dukungannya ke Prabowo.

Namun dukungan tersebut ditolak sebagian pihak PPP karena dinilai tidak sesuai dengan AD/ART PPP dan sempat menimbulkan ketegangan dan aksi saling pecat.

Konflik tersebut kemudian reda setelah dilakukan islah melalui mukernas di Bogor, Jawa Barat, dan kemudian bersepakat untuk menggunakan rapimnas sebagai forum pengambilan keputusan arah koalisi. (M041)

Pewarta: Muhammad Arief Iskandar
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2014