Jakarta (ANTARA News) - Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia Daerah Operasi I Jakarta memberangkatkan 132.000 pemudik sejak H-10 hingga H-5 Lebaran melalui Stasiun Senen, Stasiun Jakarta Kota, dan Stasiun Gambir.

"Pemudik ini diberangkatkan menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kami mengoperasikan sebanyak 54 rangkaian kereta api regular dan 14 rangkaian tambahan Lebaran setiap harinya," kata Senior Manajer PT KAI Daop I Jakarta Agus Komarudin di Jakarta, Rabu.

Setiap harinya, kata Agus, tersedia sebanyak 35.400 kursi penumpang dengan tingkat isian yang mencapai 99,9 persen karena ada calon penumpang batal melakukan perjalanan.

"Jadi, yang kami berangkatkan sesuai dengan kuota yang tersedia sebanyak 35.400 kursi. Kami tidak menjual tiket untuk penumpang berdiri atau menambah kursi di atas kuota yang disiapkan," katanya.

Dia mengatakan bahwa PT KAI (Persero) lebih mengutamakan faktor keselamatan penumpang dengan menempatkan petugas keamanan di setiap perlintasan kereta. Selain itu, menyiagakan loko atau kereta penolong apabila terjadi gangguan selama perjalanan, seperti bencana alam banjir dan pohon tumbang.

Titik-titik rawan yang dapat menggangu perjalanan, antara lain lokasi Merak, Rangkas, jembatan Bekasi, jembatan Cikarang, dan jembatan Cikampek.

"Kami juga mengharapkan pengendara kendaraan tidak menerobos perlintasan kereta api karena sangat berbahaya, termasuk perlintasan-perlintasan liar yang tidak bisa dipantau. Beruntung hingga saat ini tidak ada gangguan atau kecelakaan yang terjadi," katanya.

PT KAI (Persero) Daop I Jakarta, lanjut dia, terus memperbaiki sistem sehingga mempersempit peluang calo menjual kembali tiket yang dibeli.

"Pertama tiket yang dibeli harus sesuai dengan identitas. Pada saat tidak digunakan, harus dilakukan pembatalan sehingga sistem akan memunculkan kembali kursi tersebut sebagai kursi kosong yang membuka peluang orang lain memilikinya. Selain itu, untuk mendapatkan uang pengganti harus menunggu 30 hari dan mendapatkan potongan," katanya.

Data PT KAI (Persero) Daop I Jakarta, jumlah pengguna kereta api pada musim Lebaran sejak H-10 hingga H-8 terus mengalami lonjakan pada tiga tahun terakhir.

Pada tahun 2012, misalnya, jumlah pemudik pada H-10 berjumlah 15.866 orang, H-9 sebanyak 15.163 orang, dan H-8 sebanyak 14.962 orang.

Tahun berikutnya, H-10 sebanyak 19.921 orang, H-9 sebanyak 22.111 orang dan H-8 sebanyak 25.009 orang. Kemudian, pada tahun 2014, H-10 pemudik yang diberangkatkan sebanyak 27.144 orang, H-9 sebanyak 26.799 orang, dan H-8 sebanyak 27.692 orang.

(A023/D007)

Pewarta: Karel A Polakitan/Ahmad Buchori
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2014