Rabu, 18 Oktober 2017

Presiden terpilih agar tingkatkan dana bagi hasil Kutai Kartanegara

| 26.602 Views
Presiden terpilih agar tingkatkan dana bagi hasil Kutai Kartanegara
Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari Syaukani (FOTO ANTARA)
....Setoran hasil sumber daya alam (SDA) Kutai Kartanegara sekitar Rp123 triliun setahun namun yang kembali hanya Rp3,2 triliun. Tolong, ini dipertimbangkan lagi agar dinaikkan..."
Samarinda (ANTARA News) - Presiden terpilih, kata Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rita Widyasari, diharapkan dapat mempertimbangkan untuk meningkatkan dana bagi hasil bagi daerahnya.

"Jika pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menjadi Presiden RI lima tahun kedepan, kami sangat berharap agar mereka mempertimbangkan dana bagi hasil. Setoran hasil sumber daya alam (SDA) Kutai Kartanegara sekitar Rp123 triliun setahun namun yang kembali hanya Rp3,2 triliun. Tolong, ini dipertimbangkan lagi agar dinaikkan sebab wilayah kami sangat luas sehingga diperlukan dana untuk membangun Infrastruktur dan sebagainya," ungkap Rita Widyasari, Rabu.

Ia juga berharap pasangan nomor urut 2 pada pemilihan presiden pada 9 Juli 2014 itu agar mau melihat dan peduli dengan jalan berstatus nasional yang ada di Kutai Kartanegara.

Terpenting menurut Rita Widyasari, pasangan Jokowi-JK segera merangkul seluruh rakyat Indonesia untuk maju bersama.

"Persatuan Indonesia itu yang utama, jadi jangan sampai terkotak-kotak," kata Rita Widyasari.

Selain itu, ia juga berharap agar presiden terpilih melihat hal-hal lain yang bisa dibagikan untuk Kabupaten Kutai Kartanegara, misalnya dalam hal pendidikan, karena daerah itu merupakan satu-satunya kabupaten yang bekerjasama dengan Universitas Cambridge Inggris.

"Nantinya, akan ada 13 ribu siswa dan 800 guru yang akan dilatih berbahasa Inggris dengan modul dari universitas Cambridge. Semoga ini dilirik pemerintah pusat, untuk mendukung kemajuan pendidikan di Kutai Kartanegara," harap Rita Widyasari.

Terkait proses pemilu presiden menurut Rita Widyasari, pelaksanaan pesta demokrasi itu cukup seru karena hasil akhirnya hampir berimbang yakni 53,15 persen suara sah untuk pasangan Jokowi-JK dan 46,85 persen diraih Prabowo-Hatta.

"Inilah pilihan rakyat, inilah yang terbaik. Tapi pihak yang menang jangan pongah, yang kalah jangan resah, persatuan Indonesia yang utama," kata Rita Widyasari yang juga sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kutai Kartanegara itu.

Hasil perolehan suara pada pemilu presiden di Kabupaten Kutai Kartanegara, pasangan Jokowi-JK berhasil unggul 63,79 persen atas pasangan Prabowo-Hatta yang hanya meraih 36,21 persen suara sah.

"Saya pikir Jokowi itu birokrat dan juga negarawan yang paham sekali kenapa kami memilih Prabowo, saya harap tak ada sentimen terhadap hal ini," ungkap Rita Widyasari yang juga sebagai Ketua Tim Pemenangan Prabowo -Hatta di Kutai Kartanegara.

Sebelum pelaksanaan pemungutan suara pemilu presiden, Jokowi kata Rita Widyasari sempat mengunjungi Tenggarong dan bertemu dengan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura HAM Salehuddin II.

"Beliau (Jokowi) kan pernah datang ke Tenggarong dan mengakui Kutai Kartanegara hebat karena peduli Kesultanan dan mengatakan Tenggarong bersih, itu merupakan pujian luar biasa bagi saya yang memberikan spirit bagi saya dan masyarakat," ujar Rita Widyasari. (*)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2014

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga